alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hasil Pileg Tak Memuaskan, Golkar Pikir-Pikir Dukung Petahana

Muhaimin Sunusi
Hasil Pileg Tak Memuaskan, Golkar Pikir-Pikir Dukung Petahana
Partai Golkar tidak akan memberi dukungan kepada ketua DPD II kabupaten/kota yang memiliki prestasi menurun. Khususnya pada perolehan kursi pemilihan legislatif (Pileg) pada April lalu. Foto : Ilustrasi

MAKASSAR - Partai Golkar Sulsel akan memberikan prioritas penuh kepada kadernya untuk bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 mendatang. Khususnya bagi kader yang memiliki jabatan strategis di partai.

"Iya, Pilkada kali ini memang Golkar akan mengutamakan kader di daerah yang akan berpilkada. Kita harus prioritaskan kader," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD I Golkar Sulsel, Kadir Halid, Senin (02/09/2019).

Beberapa ketua DPD II Golkar kabupaten/kota yang telah menyatakan maju di Pilkada 2020 ialah Andi Hamzah Pangki (Bulukumba), Patarai Amir (Maros), Kaswadi Razak (Soppeng), Thorig Husler (Luwu Timur), Victor Datuan Batara (Tana Toraja), Frederik Victor Palimbong (Toraja Utara) dan Basli Ali (Selayar).



Hanya saja, kata Kadir, partainya memberi pengecualian dukungan bagi ketua DPD II kabupaten/kota yang memiliki prestasi menurun. Khususnya pada perolehan kursi pemilihan legislatif (Pileg) pada April lalu.

"Kita lihat dulu bagaimana hasil pilegnya. Jika ada penurunan, maka itu akan menjadi pertimbangan (pemberian dukungan). Misalnya di Bulukumba, itu akan kita evaluasi dulu,” ungkap Kadir.

Di Bulukumba, perolehan Golkar memang menurun dari enam menjadi empat kursi. Hal itu membuat partai Beringin kehilangan kursi ketua DPRD Bulukumba.

Tak sekadar ketua DPD II kabupaten/kota, Kadir juga mengisyaratkan partainya tak akan mendukung petahana jika memang prestasinya di Pileg tak sesuai harapan. Menurutnya, aturan ini merupakan konsekuensi yang harus diterima oleh kader.

"Bukan karena dia bupati, kita lalu mau mempertahankan. Tidak juga. Buat apa bupati dan ketua Golkar, tapi turun prestasinya di sana. Itu salah satu penilaian kita,” tuturnya.

Sementara itu Ketua DPD II Golkar Bulukumba, Hamzah Pangki mengaku tak masalah dengan aturan tersebut. Dia mengatakan pihaknya akan mengikuti aturan dan instruksi partai.

"Kalau memang seperti itu (tidak ada jaminan mendukung ketua DPD II), kami tidak masalah. Sebagai kader, kami tentu taat aturan organisasi. Mulai dari instruksi DPD I dan DPP. Kami akan ikuti aturan mainnya,” tukasnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook