alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polisi Gagalkan Pelarian Penipu Calon Jemaah Haji

Faisal Mustafa
Polisi Gagalkan Pelarian Penipu Calon Jemaah Haji
Tim gabungan dari Unit Satreskrim Polrestabes Makassar dibantu Tim Khusus Polda Sulsel berhasil menggagalkan pelarian Ahmad alias Mad (50 tahun), pelaku penipuan modus pemberangkatan jamaah Haji dan Umrah di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupa

MAKASSAR - Tim gabungan dari Unit Satreskrim Polrestabes Makassar dibantu Tim Khusus Polda Sulsel berhasil mengagalkan pelarian Ahmad alias Mad (50 tahun), pelaku penipuan modus pemberangkatan jamaah Haji dan Umrah di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros.

Panit Timsus Polda Sulsel, Ipda Arthenius MB mengatakan pria asal Kabupaten Pinrang ini diamankan di ruang tunggu penumpang bandara, diduga hendak kabur ke Jakarta.

"Pelaku ini kita tangkap di area Gate 2 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, saat ia akan berangkat tujuan Jakarta menggunakan pesawat Lion Air JT 721," terangnya kepada SINDOnews, Selasa (03/09/2019).



Menurut Arthenius, Ahmad ditangkap berdasarkan laporan Muliati (56 tahun) warga Kelurahan Ranteangin, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur yang mengaku menjadi korban penipuan pelaku.

Korban tertipu atas iming-iming pelaku untuk memberangkatkan dirinya beribadah Haji di Tanah Suci Mekkah di tahun 2017 melalui program Haji Plus. Sayangnya hingga sekarang korban tak kunjung berangkat, sementara uang yang telah disetor korban kepada pelaku telah mencapai Rp336 juta.

"Korban ini awalnya kenal dengan Ahmad sekitar Bulan Agustus 2017 dimana Pelaku mengaku punya travel yang bisa memberangkatkan haji dan umrah. Sehingga korban tertarik dan mentransfer uang berkali-kali dari Rp150Juta, lalu Rp80Juta, hingga mencapai Rp336 juta. Tapi, pelaku ini tak kunjung memberangkatkan korban ke Tanah Suci," jelasnya.

Sementara itu, dalam penangkapan pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa lima buku paspor palsu dan juga lima buah buku vaksin. Yang kemudian diserahkan ke unit Reskrim Polrestabes Makassar untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook