alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

ARN Dekati 7 Partai Politik, Fadli Ananda Gencar Sosialisasi

Ahmad Muhaimin
ARN Dekati 7 Partai Politik, Fadli Ananda Gencar Sosialisasi
Bakal calon Wali Kota Makassar Fadli Ananda saat mengikuti diskusi yang digelar KNPI. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Dua bakal calon wali Kota Makassar non partai yakni Abdul Rachmat Noer (ARN) dan Fadli Ananda, terus melakukan persiapan jelang pemilihan wali kota (Pilwalkot) Makassar 2020 mendatang.

Meski demikian, kedua bakal calon ini memiliki langkah berbeda, di mana ARN sementara melobi tujuh partai politik untuk ditunggangi pada Pilwalkot nanti, sementara Fadli masih genacar sosialisasi di tengah masyarakat.

"Bulan ini, kita akan intens melobi pimpinan Parpol untuk memastikan kendaraan politik saya untuk digunakan tahun depan. Saya akan (komunikasi) mulai di tingkat Makassar, provinsi hingga pusat,” kata Rachmat saat dihubungi, Selasa (3/9/2019).



Dia mengklaim hanya ingin menggunakan dua partai politik (parpol) untuk kendaraan di Pilwalkot Makassar 2020 nanti. Dua parpol ini kata dia, ialah yang memenuhi syarat untuk mendaftar di KPU.

Namun demikian, Rachmat mengatakan tetap harus menjalin komunikasi dengan sejumlah partai lainnya. Dia mengaku sebanyak tujuh parpol yang coba dilobi mulai September ini.

“Tapi saya akan melobi tujuh parpol yakni PDIP, Nasdem, PAN, Demokrat, Perindo, Gerindra dan PKS,” tuturnya.

Figur yang berlatar belakang profesional ini menilai komunikasi dengan parpol, memang sebaiknya dimulai dari sekarang. Tanpa harus menunggu penjaringan yang dibuka oleh parpol tersebut.

Sementara itu, bakal calon wali Kota Makassar lainnya, Fadli Ananda mengatakan, pihaknya masih disibukkan dengan sosialiasi ke sejumlah titik pada bulan ini. Demi menaikkan popularitas sampai akhir tahun nanti.

“Belum ada agenda khusus apa-apa (bulan ini). Cuma mungkin door to door yang terus jalan. Kita kita gencarkan sosialiasi saja dulu agar popularitas naik,” ucapnya saat dihubungi.

Disinggung mengenai lobi ke parpol, Fadli mengaku masih wait and see. Meski dia juga mengetahui sejumlah partai telah membuka penjaringan pada September dan Oktober ini.

“Kita lihat bagaimana peluang kita di parpol itu, baru kita mendaftar. Tapi mungkin bulan satu (Januari) lah kita intens (komunikasi dengan partai),” tandasnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook