alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tak Jera! Residivis Pengedar Sabu di Makassar Akhirnya Dilumpuhkan

Faisal Mustafa
Tak Jera! Residivis Pengedar Sabu di Makassar Akhirnya Dilumpuhkan
Polres Pelabuhan Makassar meringkus residivis pengedar sabu bernama Muh Salim alias Angel yang belum setahun bebas dari lapas. Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa

MAKASSAR - Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Makassar kembali mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Kali ini, polisi berhasil mencokok residivis pengedar sabu bernama Muhammad Salim alias Angel (38) di kediamannya di Jalan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Rabu (4/9).

Dalam pengembangan kasus, Salim berulah. Ia tidak kunjung jera, padahal belum setahun bebas dari lembaga permasyarakatan. Salim melawan petugas dan mencoba melarikan diri. Tak ingin buruannya lepas, polisi akhirnya melumpuhkan pelaku dengan melepaskan tembakan terukur ke kaki sang pengedar sabu.

Polisi lantas membawa Salim ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis, sebelum melanjutkan proses penyidikan.



Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Aris Bachtiar, mengatakan bahwa Salim ditangkap atas pengembangan kasus narkotika sebelumnya. Saat Operasi Antik Lipu 2019, aparat menangkap seorang pengedar sabu bernama Sam Surya. Dari Surya inilah diketahui Salim kembali ikut terlibat dalam kasus narkotika.

"Dari pengembangan itu, kita tangkap pelaku yang sekarang ini (Salim). Ditangkap saat lagi duduk-duduk di lorong, dimana saat dilakukan pemeriksaan didapati barang bukti dua sachet sabu seberat 5,91 gram," kata Aris, dalam konferensi pers di Mapolres Pelabuhan Makassar, Kamis (5/9).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Salim mengakui kejahatannya. Ia kerap mengedarkan serbuk haram itu di sekitar rumahnya. Sasaran penjualan ditujukan untuk segala usia. Aris menyebut Salim sendiri sebenarnya sudah lama menjadi target operasi kepolisian, terlebih rekam jejaknya sebagai residivis pengedar sabu.

"Pelaku ini merupakan residivis dalam kasus yang sama (narkotika). Bahkan, pelaku juga pernah ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Pelabuhan Makassar pada tahun 2014. Namun, kembali lagi berurusan dengan petugas," ungkapnya.

Lebih lanjut, Aris menyebut pihaknya masih mendalami jaringan Salim. Belum dikoreknya lebih dalam, apakah pelaku ini sebatas pengedar narkoba lintas daerah atau sudah memiliki jaringan di lapas. "Itu masih kita dalami soal jaringannya. Saat ini kan masih diperiksa," tuturnya.

Setelah keluar dari penjara pada Desember 2018, Salim disinyalir kembali gencar mengedarkan sabu. Pelaku sendiri mengaku sebelum ditangkap sudah menjual sedikitnya 100 gram sabu yang dikemas dalam sachet besar dan kecil.

Atas perbuatannya pelaku akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif