alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Turki dan AS Mulai Gelar Patroli Zona Aman di Suriah

Agus Nyomba
Turki dan AS Mulai Gelar Patroli Zona Aman di Suriah
Kendaraan militer Turki saat memasuki Suriah untuk memulai melakukan patroli zona aman di wliayah tersebut. Foto: Istimewa

ANKARA - Angkatan bersenjata Turki dan Amerika Serikat (AS) telah memulai patroli bersama mereka di zona aman di Suriah Timur Laut. Hal ini disampaikan Kementerian Pertahanan Turki pada hari Minggu, (08/09/2019).

"Sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan zona aman di utara Suriah di sebelah timur Eufrat, militer Turki dan AS telah memulai patroli darat bersama menggunakan kendaraan pengangkut dan drone ke selatan Akcakale, di sisi Suriah," kata Kementerian Pertahanan dilansir dari Sputnik.

Kementerian menambahkan bahwa enam kendaraan lapis baja Turki juga berpartisipasi dalam patroli.



Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkonfirmasi niatnya untuk membangun 'zona aman' di timur laut Suriah bersama dengan Amerika Serikat pada akhir September.

Erdogan mengatakan pekan lalu bahwa negaranya tidak akan menunda dalam menciptakan "zona aman" di Suriah dan akan membangunnya sendiri jika pembicaraan dengan AS gagal menghasilkan hasil.

Pada bulan Agustus, Ankara dan Washington sepakat untuk membuat zona aman di sebelah timur Sungai Efrat yang akan berfungsi sebagai zona penyangga antara perbatasan Turki dan wilayah Suriah yang dikendalikan oleh milisi Kurdi yang didukung AS, yang Turki anggap sebagai teroris.

Pemerintah Suriah telah menentang perjanjian AS-Turki, menandainya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Suriah dan integritas wilayah serta pelanggaran hukum internasional.

Namun, menurut pemimpin partai politik Vatan Turki, penciptaan zona aman Turki di sebelah timur Eufrat adalah manuver taktis untuk membuat Amerika Serikat berhenti mendukung Kurdi.

Ketegangan antara Ankara dan Kurdi meningkat pada Juli 2015 ketika gencatan senjata antara Turki dan PKK runtuh karena serangkaian serangan yang diduga dilakukan oleh para militan PKK.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook