alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bawaslu Usul Revisi UU untuk Larang Eks Koruptor Ikut Pilkada 2020

Luqman Zainuddin
Bawaslu Usul Revisi UU untuk Larang Eks Koruptor Ikut Pilkada 2020
Ketua Bawaslu RI, Abhan saat berada di Makassar. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan mengaku telah mengajukan usulan untuk revisi terbatas terhadap UU nomor 10/tahun 2016. Salah satu poin yang ingin dimasukkan Bawaslu dalam UU tersebut adalah larangan eks napi korupsi ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Hal itu disampaikan Abhan saat berbicara pada penyusunan hasil evaluasi dan laporan akhir pelaksanaan pengawasan Pemilu 2019 Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di hotel Aryaduta Makassar, Minggu (8/9/2019).

Menurut Abhan, usulan revisi terbatas terhadap UU itu juga sudah disampaikan kepada Presiden RI, Joko Widodo. Abhan bilang, Joko Widodo menyambut baik usulan dari Bawaslu tersebut.



"Kita berharap, DPR juga dapat merespons pengusulan revisi terbatas yang diajukan, dan Bawaslu juga telah menyiapkan naskah akademik yang dibutuhkan," tutur Abhan dalam keterangan yang diterima SINDOnews.

Abhan menegaskan, usulan larangan eks napi korupsi ikut jadi kontestan Pilkada 2020 nanti, adalah salah satu komitmen Bawaslu dalam menjadikan korupsi sebagai musuh bersama. Memasukkan poin larangan eks napi korupsi di UU kata Abhan, menjadi salah satu jalan untuk memerangi korupsi sejak dini.

Usulan revisi ini, kata Abhan tentu tidak hanya sebatas larangan terhadap eks napi koruptor tersebut. Tetapi ada beberapa poin yang mendesak untuk dilakukan revisi.

Misalnya, terkait nomenklatur penyebutan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) sebagai institusi yang mengawasi pelaksanaan Pemilukada. Sementara sejak 15 Agustus 2018, Panwaslu tingkat kabupaten/kota telah disahkan menjadi Badan Pengawas Pemilu yang bertugas secara definitif selama 5 tahun.

Begitu pun persoalan kewenangan dalam penanganan pelanggaran administrasi dan durasi waktu penanganan pelanggaran.

"Ya, ini usaha yang bisa kita lakukan, tentu kita berharap ini dapat menjawab tantangan tugas dan tanggungjawab Badan Pengawas Pemilu pada pelaksanaan Pemilukada tahun 2020," pungkas Abhan.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif