alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Resmi! Saudi Umumkan Pencabutan Visa Progresif untuk Umrah

Sindonews
Resmi! Saudi Umumkan Pencabutan Visa Progresif untuk Umrah
Arab Saudi secara resmi mengumumkan pencabutan visa progresif untuk jamaah umrah. Foto: Kemenag

JEDDAH - Calon jamaah yang akan melaksanakan umrah kedua kali dan seterusnya tidak lagi dikenakan biaya tambahan pembuatan visa. Hal itu menyusul keputusan Kerajaan Arab Saudi yang secara resmi mengumumkan pencabutan aturan tentang visa progresif untuk umrah.

Informasi ini disampaikan Konsul Jenderal (Konjen) Republik Indonesia di Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, usai menghadiri Malam Anugerah Haji 2019 di Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah, Selasa (10/9/2019) malam.

"Terkait visa progresif, sore ini kami terima konfirmasi bahwa ada dekrit raja yang membatalkan. Jadi biayanya flat. Yang dua ribu (SAR2.000) dihilangkan," ujarnya seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Agama, Rabu (11/9/2019).



Pencabutan kebijakan ini merupakan bagian upaya Arab Saudi mewujudkan Visi 2030 yakni mengurangi ketergantungan pada sektor minyak bumi dan mendiversifikasi ekonomi serta mengembangkan layanan umum seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, rekreasi, dan pariwisata.

Arab Saudi menargetkan kunjungan jamaah umrah mencapai 30 juta orang. Pada tahun lalu target jamaah umrah 8 juta, tahun depan meningkat menjadi 10 juta orang. "Pemerintah Saudi ingin mendiversifikasi ekonominya dari berbagai economic resources, termasuk umrah," katanya.

Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah Endang Djumali menambahkan, pencabutan aturan visa progresif diumumkan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Sulaiman Al Massaath melalui konferensi pers yang disiarkan Saudi Press Agency, Selasa (10/9/2019) pukul 16.00 WAS.

"Pensosbud KJRI juga sudah mengkonfirmasi pemberlakuan aturan baru ini," katanya.

Untuk diketahui, Arab Saudi memberlakukan visa progresif bagi jamaah umrah sejak 2016. Jamaah yang akan berumrah untuk kedua kalinya atau lebih di tahun yang sama dikenakan biaya tambahan untuk visa sebesar SAR2.000 atau setara Rp7,6juta. Aturan ini yang dicabut oleh Saudi.

Meski aturan visa progresif dicabut, tapi Arab Saudi juga mengeluarkan kebijakan baru tentang pemberlakuan biaya pengajuan visa umrah dalam bentuk Government Fee sebesar SAR300. Biaya ini berlaku untuk setiap pengajuan visa umrah, baik yang pertama maupun kali kedua dan seterusnya.

"Jadi, kebijakannya bukan mengurangi visa progresif dari SAR2.000 menjadi SAR300, tapi mencabut aturan visa progresif dan menerbitkan ketentuan baru biaya pengajuan visa umrah dengan Government Fee sebesar SAR300. Ketentuan ini hanya berlaku untuk visa umrah," katanya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif