alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Festival Keraton Nusantara di Tana Luwu Disebut yang Terbaik

Chaeruddin
Festival Keraton Nusantara di Tana Luwu Disebut yang Terbaik
Sekjen Silatnas Raja Sultan Nusantara Indonesia, Raja Samu Samu VI De Laatste Van Koning Stamboim Maluku Yang Mulia, Upu Latu M. L. Benny Ahmad Samu Samu, memuji pelaksanaan Festival Keraton Nusantara (FKN) XIII yang dilaksanakan oleh Kedatuan Luwu, 7 hin

PALOPO - Sekjen Silatnas Raja Sultan Nusantara Indonesia, Raja Samu Samu VI De Laatste Van Koning Stamboim Maluku Yang Mulia, Upu Latu M. L. Benny Ahmad Samu Samu, memuji pelaksanaan Festival Keraton Nusantara (FKN) XIII yang dilaksanakan oleh Kedatuan Luwu, 7 hingga 13 september 2019.

Menurut Sekjen Silatnas Raja Sultan Nusantara Indonesia, selama dirinya mengikuti FKN, baru kali ini dirinya melihat sinergitas yang begitu tinggi antara pihak kerajaan atau kedatuan dengan pemerintah setempat.

"Ini adalah FKN terbaik dan terbesar yang kami ikuti. Saya melihat keterlibatan seluruh pihak, baik Kedatuan atau Kerajaan Luwu sebagai tuan rumah dan pula pemerintah ikut terlibat langsung, mulai dari gubernur hingga Wali Kota dan Bupati bahkan masyarakat di Luwu Raya," katanya.



Mewakili para Raja dan Sultan yang turut serta dalam pelaksanaan FKN XIII, dirinya mengucapkan terima kasih atas jamuan masyarakat Tana Luwu.

"Kami merasakan keramahan masyarakat Tana Luwu. Kami melihat ada kebersamaan yang terjaga dengan baik antara Kedatuan dengan pemerintah setempat," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, dirinya menyampaikan bahwa Kerajaan Samu Samu memiliki hubungan erat dengan Kerajaan Luwu. "Bahkan dalam sureq I Lagaligo dikisahkan, Sawerigading belajar menari di Kerajaan Samu Samu sebelum mengarungi Samudera ke negeri China. Jadi leluhur kita memiliki hubungan persaudaraan yang erat," katanya.

Dihadapan Datu Luwu, Sri Paduka Andi Maradang Mackulau Opu To Bau, dan Bupati Luwu, Basmin Mattayang, Raja Samu Samu, memperkenalkan rombongan Raja dan Sultan yang mengikuti proses adat Maccera Tasi.

Sementara itu Bupati Luwu, Basmin Mattayang, mengaku gembira dan bersyukur melihat hadirnya Raja dan Sultan di Bumi Sawerihading.

"Saat melihat Raja dan Sultan se-nusantara saya merasa kembira, karena kami melihat perbedaan itu, melihat wajah-wajah dan bentuk kebinekaan di Indonesia. Kita mungkin berbeda warna kulit, bahasa, suku dan mungkin agama, namun kita sama-sama Indonesia, sama-sama menjaga Kebhinekaan dan NKRI," pungkasnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif