alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Debit Air Bendungan Kalena Menurun, Kekeringan Ancam Luwu Timur

Fitra Budin
Debit Air Bendungan Kalena Menurun, Kekeringan Ancam Luwu Timur
epala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU-PR Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur, Andi Juanna. Foto : SINDOnews/Fitra Budin

LUWU TIMUR - Debit air di Bendungan Kalena yang menjadi penyuplai air irigasi di Kabupaten Luwu Timur terus mengalami penurunan. Akibatnya, ancaman kekeringan diprediksi melanda wilayah tersebut.

"Sekarang kondisi air di bendungan kalaena untuk mengaliri sawah Warga dalam kondisi yang sangat memperihatinkan air sudah dalam kondisi di bawah 80%,"ungkap Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU-PR Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur, Andi Juanna kepada SINDOnews, Kamis (12/09/2019).

Menurut Andi Juanna, meski demikian pihaknya terus menguapayakan agar ancaman kekeringan itu tidak benar-benar terjadi. Caranya dengan melakukan perpanjangan buka air hingga tanggal 27 September 2019 mendatang>, berkoordinasi



"Jadwal buka air secara bergilir itu terbagi dua sistem, yakni saluran sekunder dan saluran induk, dimana selama 7 hari itu akan mengalir secara bergilir," jelas Andi Juanna

Adapun Saluran Skunder yang dilakukan pergiliran yaitu, BK.9 (Skunder wonorejo), BK.11 (Skunder Porwosari), BK 12, (Skunder Rante Tiku, Skunder kayulangi, Skunder karambua, Skunder Pawosoi), BK.13 (Skunder Muktisari, Skunder Tarengge, dan Skunder teluk Bone) dan BK.16 ( Skunder bandoa).

"Sayamengharapkan dan mari kita berdoa sebagai insan yang beragama semoga tuhan memberikan karunianya berupa hujan dalam waktu dekat ini,agar krisis air ini dapat segera teratasi," pungkasnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif