alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Air di Masjid 99 Kubah Pakai Teknologi Reverse Osmosis

Syachrul Arsyad
Air di Masjid 99 Kubah Pakai Teknologi Reverse Osmosis
Pemprov Sulsel bakal membeli mesin RO, sebuah teknologi penyaring air untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Masjid 99 Kubah di kawasan CPI Makassar. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman

MAKASSAR - Suplai air bersih untuk Masjid 99 Kubah di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar masih terbatas. Olehnya itu, Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang (SDA-CKTR) Sulsel segera menghadirkan mesin reverse osmosis (RO), sebuah teknologi penyaring air untuk kebutuhan masjid ikonik tersebut.

Kepala SDA-CKTR Sulsel, Andi Darmawan Bintang, menjelaskan teknologi ini dihadirkan untuk menyuplai ketersediaan air bersih yang layak. Dimana air tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat yang ingin beribadah di masjid.

Darmawan menyebut suplai air PDAM selama ini belum maksimal di lokasi itu. Pipa sambungan air yang terpasang belum mampu mendorong dan menjangkau ke jalur pipa-pipa hingga ke Masjid 99 Kubah. Sementara penyedian air dari melalui mobil tangki PDAM tidak cukup.



“Kita sudah lakukan pengadaan untuk air PDAM masuk ke dalam masjid, namun sampai sekarang masih kekurangan volume air. Pada sisi lain kebutuhan untuk operasional masjid itu membutuhkan air tawar," tutur Darmawan, kepada SINDOnews.

Makanya sebagai alternatif, dihadirkanlah mesin RO tersebut dengan memanfaatkan sumber air yang ada di pantai Losari. Fungsi mesin ini, kata dia, mampu mengubah air payau atau asin menjadi tawar. Penyaringan air dari sumber diolah melalui teknologi itu sehingga bisa menghasilkan air yang lebih baik lagi.

“Jadi nanti air yang sudah disaring melalui mesin RO itu akan menghasilkan air tawar yang digunakan masyarakat untuk wudhu, misalnya, atau keperluan lainnya di masjid," tambah dia.

Pria yang akrab disapa Wawan ini mengaku pihaknya sudah mengusulkan pengadaan mesin RO di APBD 2019. Alokasi dana yang dianggarkan sekitar Rp500 juta untuk satu unit mesin RO. Dia berharap, tahun ink teknologi itu sudah bisa difungsionalkan.

“Sudah kita usulkan anggarannya di perubahan. Baru satu mesin. Insya allah tahun ini bisa difungsionalkan," terang dia.

Wawan menambahkan selain pemanfaatan untuk Masjid 99 Kubah, air tawar yang dihasilkan lewat RO itu bisa digunakan untuk air mancur menari yang terletak di sebelah Utara Masjid 99 Kubah di CPI. Pasalnya, proyek tersebut juga belum bisa difungsikan secara maksimal dengan dalih dibutuhkan air tawar.

“Air yang dipakai untuk air mancur itu juga tidak boleh air asin. Dia hanya bisa air tawar dengan tingkat salinitas 20-30%. Sementara yang kita dapat itu sampai 70%. Itu bisa merusak peralatan. Dengan alat ini kita bisa dapatkan air tawar yang cukup banyak karena kita bisa mengambil dari air laut saja," urainya.

Wawan mengemukakan, kehadiran mesin RO ini mampu menyaring dan menghasilkan air tawar mencapai 1 meter kubik per jam. "Jadi kalau 24 jam dioperasikan, tentu kita dapat 24 meter kubik. Hitungannya begitu. Dan itu bisa dioperasikan untuk air mancur dan pemanfaatan air untuk masjid," pungkasnya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook