alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bendungan Pasamai di Luwu Jebol Diduga Akibat Aktivitas Tambang

Chaeruddin
Bendungan Pasamai di Luwu Jebol Diduga Akibat Aktivitas Tambang
Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak saat meninjau bendungan Pasamai yang Jebol. Foto: Sindonews/Chaeruddin

LUWU - Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak, meninjau Bendungan Pasamai di Desa Pasamai, Kecamatan Belopa, Jumat (13/9/2019) siang. Dari pantauan di lokasi, bendungan ini sudah dalam kondisi rusak parah. Bendungan Pasamai jebol sehingga tidak lagi berfungsi sebagai penampung cadangan air.

Syukur mengungkapkan informasi yang diperolehnya dari warga, Bendungan Pasamai jebol akibat maraknya aktivitas tambang galian C. Kegiatan tambang di sekitar bendungan ditengarai sudah tidak terkontrol, baik dari pemerintah desa maupun dari pemerintah provinsi selaku pemilik kewenangan soal izin tambang.

"Sangat disayangkan kondisi ini. Laporan yang saya terima bendungan ini rusak akibat aktivitas pertambangan di Sungai Pasamai yang tidak terkontrol," ujar dia, kepada SINDOnews, Jumat (13/9/2019).



"Olehnya itu, saya turun guna memastikan laporan tersebut dan memang kondisi bendungan ini sudah rusak parah. Saya akan membahasnya dengan pak bupati, harus segera diperbaiki dan kita akan anggarkan di APBD 2020 nanti," tambahnya.

Untuk diketahui, Bendungan Pasamai merupakan penyangga aliran sawah di Kecamatan Belopa. Ada delapan desa yang di aliri bendungan tersebut. "Saya sudah minta Bidang SDA untuk membuat laporannya sekaligus menghitung anggaran perbaikan bendungan ini," ujar dia.

"Kita akan bahas di pembahasan APBD 2020 nanti. Kita juga akan mengupayakan penganggaran dari provinsi," sambung Syukur.

Olehnya itu, ia melanjutkan tidak ada alasan lagi bendungan yang merupakan nafas kehidupan masyarakat petani ini dibiarkan terbengkalai.

Disinggung soal tambang galian C ilegal, Syukur berharap Dinas Pertambangan Provinsi Sulsel segera melakukan penertiban atau berkoordinasi dengan Pemkab Luwu untuk turun ke lapangan bersama-sama.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook