alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dahsyatnya Rudal Nuklir Rusia yang Siap Tempur 2025

Tim Sindonews
Dahsyatnya Rudal Nuklir Rusia yang Siap Tempur 2025
Rusia siap mengoperasikan rudal nuklir berkekuatan dahsyat pada 2025 mendatang. Rudal ini diklaim memiliki jangkauan tak terbatas dan sanggup menghancurkan apa saja. Foto : Istimewa

WASHINGTON - Rusia siap mengoperasikan rudal nuklir berkekuatan dahsyat pada 2025 mendatang. Rudal ini diklaim memiliki jangkauan tak terbatas dan sanggup menghancurkan apa saja.

Sumber yang memiliki akses terhadap penilaian Intelijen Amerika Serikat (AS), mengatakan kepada CNBC bahwa timeline sedikit dipercepat dengan apa yang dilaporkan Kremlin sebelumnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menggembar-gemborkan rudal baru bertenaga nuklir pada tahun lalu. Dia mengklaim senjata baru itu akan membuat sistem pertahanan rudal NATO yang dipimpin Amerika menjadi tidak berguna.



Sejak pengumuman Putin tersebut, rudal—yang disebut Rusia sebagai 9M730 Buresvestnik—telah mengalami kegagalan uji coba beberapa kali, termasuk awal tahun ini.

Menurut laporan CNBC yang dikutip Sabtu (14/9/2019), para pejabat AS menentukan penerbangan uji coba terpanjang dari rudal itu hanya berlangsung lebih dari dua menit, dengan rudal terbang 22 mil sebelum jatuh.

Putin mengklaim senjata baru itu mampu menyerang target jarak jauh. Namun, dua pejabat AS yang memberi pengarahan tentang kemampuan militer Moskow kepada Fox News pada saat itu bahwa senjata itu belum beroperasi dan masih dalam tahap "baru lahir".

"Rudal jelajah bertenaga nuklir yang dibanggakan Putin sebenarnya jatuh beberapa kali selama pengujian baru-baru ini di Kutub Utara," kata salah satu pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim karena tidak berwenang berbicara dengan media. "Pikirkan dampak lingkungan itu," ujarnya.

Berita tentang timeline yang dipercepat untuk kesiapan senjata baru Moskow itu muncul setelah ledakan misterius di Rusia utara bulan lalu yang menewaskan sedikitnya lima ahli nuklir Rusia.

Para pejabat AS mengatakan kepada New York Times setelah ledakan bahwa insiden tersebut melibatkan prototipe rudal Buresvestnik, juga dikenal sebagai Skyfall.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook