alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

MBS Sampaikan ke Trump Soal Kesiapan Saudi Beri Respon Serangan Drone

Agus Nyomba
MBS Sampaikan ke Trump Soal Kesiapan Saudi Beri Respon Serangan Drone
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) saat bertemu dengan Presiden AS Donald Trump. Foto: Istimewa

SAUDI - Putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) telah berbicara dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, soal respon pihaknya terkait serangan udara Houthi Yaman yang menargetkan kilang minyak mereka.

"Kerajaan bersedia dan mampu menghadapi dan menangani agresi teroris ini," kata Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) kepada Trump selama panggilan telepon pada hari Sabtu, menurut Badan Pers Saudi (SPA) yang dilansir Al Jazeera.

MBS merujuk pada serangan pesawat tak berawak pada hari sebelumnya pada dua fasilitas minyak Saudi Aramco milik negara, yang memicu kebakaran besar dan mengganggu pasokan energi global.



Menurut pernyataan kedutaan Saudi di Washington, DC, Trump mengatakan kepada MBS bahwa AS siap bekerja sama dengan kerajaan untuk melindungi keamanannya setelah serangan drone.

Dalam panggilan telepon, Trump juga mengatakan kepada putra mahkota bahwa, serangan itu merugikan AS dan ekonomi global, kata SPA dalam pernyataan berbahasa Arab.

Houthi, yang telah berperang melawan koalisi pimpinan Saudi-UEA dalam perang saudara yang sedang berlangsung di Yaman sejak 2015, bertanggung jawab atas serangan dini hari, yang melibatkan 10 drone dan menyebabkan kebakaran di fasilitas di Abqaiq, pemrosesan minyak terbesar di dunia kompleks, dan Khurais, ladang minyak utama.

Serangan terhadap dua fasilitas itu memotong pasokan minyak mentah Arab Saudi sekitar 5,7 juta barel per hari atau sekitar 50 persen dari outputnya.

Mereka datang ketika Arab Saudi, pengekspor minyak mentah terkemuka di dunia, meningkatkan persiapan untuk penawaran umum perdana Aramco ke publik. Riyadh mengatakan kebakaran itu terkendali.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menuduh Iran menyerang pabrik minyak Saudi, ketika ia mengesampingkan keterlibatan Yaman dan mengatakan Teheran terlibat dalam diplomasi palsu.

"Teheran berada di balik hampir 100 serangan terhadap Arab Saudi sementara Rouhani dan Zarif berpura-pura terlibat dalam diplomasi," kata Pompeo dalam sebuah posting Twitter, merujuk pada presiden dan menteri luar negeri Iran.

"Di tengah semua seruan untuk de-eskalasi, Iran kini telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pasokan energi dunia," lanjutnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook