alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gara-gara Tagih Utang Rp14 Ribu, Nenek Iyah Dibunuh Lalu Dibakar

Agus Warsudi
Gara-gara Tagih Utang Rp14 Ribu, Nenek Iyah Dibunuh Lalu Dibakar
Seorang pemuda tega membunuh lalu membakar jasad seorang nenek hanya gara-gara tagihan utang Rp14 ribu. Foto/Ilustrasi/Istimewa

GARUT - Aksi pembunuhan sadis kembali terjadi. Kali ini menimpa Nenek Iyah (60), Warga Desa Jayabakti, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang ditemukan tewas mengenaskan di sebuah gubuk yang terbakar pada Sabtu 14 September 2019.

Kuat dugaan nenek Iyah meninggal bukan karena terbakar, melainkan dibunuh terlebih dulu oleh pelaku menggunakan senjata tajam. Dugaan tersebut muncul setelah polisi melakukan identifikasi terhadap korban. Di tubuh nenek Iyah terdapat luka bacokan.

"Korban pertama kali ditemukan anaknya dalam keadaan sudah tak bernyawa," kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Marpaseng, saat dikonfirmasi Senin (16/9/2019).



Maradona mengemukakan, saat olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, petugas menemukan fakta bahwa nenek yang terbakar dalam gubuk tersebut merupakan korban pembunuhan.

"Kami melakukan penyelidikan. Hasilnya, kurang dari 24 jam, kami berhasil mengamankan pelaku di Kampung Cilangir, Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut pada Minggu (15/9/2019) malam," ujar Kasat Reskrim.

Tersangka pelaku, tutur Maradona, berinisial AZ (20), warga Kampung Cipareuh, Kabupaten Garut. Kepada penyidik pelaku mengaku menghabisi korban dengan cara membacok kemudian membakar jasadnya.

Menurut Maradona, motif pembunuhan karena sakit hati ditagih utang sebesar Rp14 ribu. Menurut pelaku, korban nenek Iyah kerap mengungkit utang tersebut. "Pelaku sakit hati karena korban mengatakan bahwa ibu pelaku punya utang sebesar 14 ribu tapi tidak dibayar-bayar oleh ibu pelaku," tutur Maradona.

Selain pelaku, ungkap dia, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya sebilah golok, sepasang sarung tangan kain putih, dan ranting kayu bekas pembakaran.

"Saat ini pelaku tengah dalam pemeriksaan lebih lanjut guna pengembangan kasus pembunuhan tersebut," pungkas Maradona.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif