alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sulsel Target Pendapatan Daerah Naik Jadi Rp9,9 Triliun

Syachrul Arsyad
Sulsel Target Pendapatan Daerah Naik Jadi Rp9,9 Triliun
Target pendapatan daerah Sulsel pada APBD Perubahan 2019 mengalami kenaikan menjadi Rp9,92 triliun. Foto/Ilustrasi/Istimewa

MAKASSAR - Ketua DPRD Sulsel, M Roem, bersama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, melakukan penandatanganan persetujuan bersama tentang hasil pembahasan rancangan peraturan daerah (ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2019 di Gedung DPRD Sulsel lantai 3, Senin (16/9/2019). 

Pengesahan ranperda tersebut dilakukan melalui rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh M Roem.

Gubernur Nurdin mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Badan Anggaran DPRD dan tim anggaran eksekutif, atas penetapan ranperda tersebut.



Nurdin menjelaskan sesuai hasil pembahasan yang telah disepakati, khusus dalam P-APBD 2019 ini, target pendapatan daerah mengalami kenaikan menjadi Rp9,92 triliun dibandingkan APBD pokok sebesar Rp9,89 triliun. Rinciannya yakni pendapatan asli daerah Rp4,16 triliun lebih, dana transfer Rp5,66 triliun lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp84,6 miliar lebih.

“Jika dibandingkan dengan target pendapatan daerah pada APBD pokok 2019, maka target pendapatan dalam perubahan APBD 2019 ini meningkat Rp22,95 miliar lebih atau 0,23 persen," papar Nurdin.

Dia melanjutkan untuk belanja daerah dalam P-APBD 2019 disepakati sebesar Rpp9,92 triliun lebih, jika dibandingkan dengan rencana belanja daerah pada APBD pokok 2019 meningkat sebesar Rp29,08 M atau 0,29%. Adapun pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp51 miliar, mengalami penyesuaian penurunan sebesar Rp149 miliar atau 74,50% jika dibandingkan target target pengeluaran pembiayaan daerah pada APBD pokok 2019.

“Rancangan peraturan daerah perubahan APBD tahun anggaran 2019 ini masih akan melalui tahap evaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri. Setelah ditetapkan jadi perda nantinya, saya meminta para kepala SKPD agar menindaklanjuti," ujar dia.

Mantan Nupati Bantaeng ini melanjutkan, penyelesaian tersebut melalui dokumen pelaksanaan perubahan anggaran satuan kerja perangkat daerah masing-masing. Dengan begitu, program dan kegiatan yang telah direncanakan dalam perubahan APBD tersebut dapat dilaksanakan dengan baik, cepat dan tepat.

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel, Wawan Mattaliu, berharap agar Pemprov Sulsel mengoptimalkan pelaksanan belanja dan mengutamakan prinsip transparansi efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran.

Setiap OPD juga diminta melakukan penyesuaian penetapan anggaran pada proses pembahasan ranperda P-APBD 2019 dimana tetap mengacu pada pagu anggaran yang tertuang pada RPJMD 2018-2023. “Kerja keras dan inovasi ditingkatkan, serta terus berusaha menggali potensi daerah untuk meningkatkan pendapatan yang berasal dari pengelolaan kekayaan daerah," tutur Wawan yang berasal dari Fraksi Partai Hanura DPRD Sulsel ini.

Dia melanjutkan Banggar DPRD Sulsel juga menekankan agar tiap SKPD tetap memperhatikan saran dan pendapat yang berkembang selama rapat banggar dalam proses pembahasan ranperda P-APBD 2019 ini. "Hasil persetujuan ranperda perubahan APBD 2019 ini agar segera disampaikan ke kemendagri untuk dievaluasi," tandasnya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook