alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kurir Jaringan Malaysia Diciduk Simpan Sabu di Kemaluan

Sindonews
Kurir Jaringan Malaysia Diciduk Simpan Sabu di Kemaluan
BNN Kotawaringin Barat menciduk Slamet, kurir jaringan narkoba Malaysia yang berupaya menyelundupkan sabu dengan menyimpannya di kemaluan. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

KOTAWARINGIN BARAT - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kotawaringin Barat membongkar upaya penyelundupan sabu di wilayahnya. Tersangkanya adalah Slamet, kurir narkoba jaringan Malaysia yang diciduk menyembunyikan sabu puluhan gram di kemaluan.

Tersangka Slamet diketahui merupakan warga Jalan Sembora RT 03 RW 01 Kelurahan Sembora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Ia ditangkap Selasa pekan lalu di Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah.

“Tersangka kita tangkap saat perjalanan dari Pontianak Kalbar yang akan menuju Sampit Kotawaringin Timur. Kita tangkap saat melintas di Simpang Runtu, Kecamatan Pangkalan Lada menggunakan mobil pikap,” ujar Kepala BNN Kobar, AKBP I Wayan Korna di kantor BNN Kobar, Selasa (17/9/2019).



Saat mobil pikap diberhentikan dan digeledah, petugas mulanya tidak menemukan barang bukti. “Namun setelah tubuh tersangka digeledah, akhirnya ditemukan sabu sebanyak 59 gram (0,5 ons lebih) di kemaluan tersangka yang dijepit dengan celana dalam,” terangnya.

Kasi Berantas BNN Kobar, Kompol Didit Chundriatno, menambahkan dari tangan tersangka disita barang bukti berupa 2 bungkus narkotika jenis sabu berat 59 gram, 1 handphone merek Nokia 1, 1 lembar celana dalam merk bontex warna ungu.

“Sabu ini akan dijual dengan harga Rp1,7 juta atau Rp1,6 juta per gramnya. Jadi jika terjual semua, tersangka bisa mendapat keuntungan antara Rp90-100 juta,” jelasnya.

Sementara itu, tersangka Slamet mengaku nekat jualan sabu lantaran terhimpit ekonomi. Sebelumnya dia merupakan pedagang buah di Pontianak, Kalbar. “Saya beli per gramnya Rp700.000 dari Pontianak. Ini barang dari Malaysia. Rencana mau saya jual ke Sampit, tapi keburu ketangkap di Kobar,” katanya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif