alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Keluarga Terisak Dengar Cara Okum Dosen UNM Habisi Nyawa Zulaeha

Herni Amir
Keluarga Terisak Dengar Cara Okum Dosen UNM Habisi Nyawa Zulaeha
Suasana persidangan kasus pembunuhan Siti Zulaeha yang dilakukan oknum Dosen UNM Wahyu Jayadi dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli. Foto: Istimewa

SUNGGUMINASA - Keluarga Siti Zulaeha, staff UNM yang menjadi korban pembunuhan seorang oknum dosen, terisak mendengar fakta medis yang dituturkan saksi ahli saat persidangan, Selasa (17/9/2019).

Polwan yang ikut berjaga kondusifitas jalannya pengadilan mencoba menenangkan keluarga korban yang menangis mendengar bagaimana Siti Zulaeha dihabisi dengan tangan kosong.

Sidang yang dimulai pukul 13.45 Wita di Pengadilan Negeri (PN) Sungguminasa itu digelar dengan agenda mendengar keterangan dari saksi ahli.



Wahyu Jayadi sang dosen yang menjadi terdakwa didampingi tim kuasa hukumnya tertunduk saat saksi ahli memasuki ruang sidang.

"Sidang kali ini kita menghadirkan saksi ahli dari Dokter Forensik Biddokes Polda Sulsel, dr Deny Mattius yang memeriksa keadaan mayat Zulaeha di rumah sakit Bhayangkara," kata Hakim Ketua Muhammad Asri.

Dia juga meminta kepada para keluarga dan rekan korban untuk menjaga suasana persidangan agar kasus tersebut bisa berjalan dengan lancar.

Dalam keterangannya, Dokter Forensik Biddokes Polda Sulsel, Deny Mattius menjelaskan, saat dirinya memeriksa jenasah Zulaeha di rumah sakit Bhayangkara Makassar, ia menemukan beberapa luka yang telah dilakukan oleh terdakwa Wahyu Jayadi, yang tak lain adalah sahabat dari korban sendiri.

"Hasil pemeriksaan korban meninggal akibat gagal pernapasan sekitar tenggorokan. Dan menurut saya, itu adalah cekikan," ungkapnya kepada majelis hakim.

Selain itu lanjut Deny, ada luka di pipi sebelah kiri dan di bibir korban ada luka lecet. Dada korban juga ada luka memar. Dan pada tulang tiroid terdapat resapan darah dan ada garis patahan tulang.

Hal itulah, yang membuat Zulaeha kesulitan bernapas saat dicekik oleh terdakwa yang berprofesi sebagai dosen UNM iti di dalam mobil pada saat kejadian, Maret 2019 lalu.

Sementara itu, Suami Korban, Sukri Tenri Gau tampak hanya duduk di luar ruang persidangan. Sukri menyerahkan seluruh kasus kematian istrinya tersebut kepada pihak penegak hukum.

Sukri juga telah menyampaikan kepada seluruh keluarganya untuk tidak melakukan aksi pembalasan kepada keluarga terdakwa Wahyu Jayadi.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif