alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sodomi dan Seks Oral dengan 8 Anak, Penjual Bakso di Enrekang Diciduk

Aris Bafauzi
Sodomi dan Seks Oral dengan 8 Anak, Penjual Bakso di Enrekang Diciduk
Polres Enrekang merilis kasus pelecehan seksual terhadap 8 anak yang dilakukan oleh penjual bakso, Mansyur alias Majju. Foto: SINDOnews/Aris Bafauzi

ENREKANG - Aparat Polres Enrekang menciduk Mansyur alias Majju (48), warga Desa Temban, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulsel, atas dugaan pelecehan seksual terhadap delapan anak. Majju disinyalir telah berulang kali melakukan sodomi dan seks oral dengan korban yang merupakan anak di bawah umur.

"Yang bersangkutan kita amankan setelah mengantongi cukup bukti terkait kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur," kata Pelaksana Harian Kapolres Enrekang, AKBP Mohammad Fithrah Saleh, saat merilis kasus tersebut di Mapolres Enrekang, Jumat (20/9/2019).

Terbongkarnya aksi biadab Majju bermula dari perubahan sikap salah seorang korban yang berstatus pelajar SMP. Korban malas ke sekolah dan kerap berselisih dengan guru. Korban juga lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah Majju yang diketahui memiliki usaha rental game PlayStation.



Perubahan sikap pelajar SMP itu lantas dikonsultasikan keluarga ke Polsek Enrekang. Mulanya, polisi sebatas ingin memediasi perselisihan antara korban dengan pihak guru untuk mengetahui alasannya malah ke sekolah. Namun, dalam pemeriksaan, korban mengungkap fakta mengejutkan.

Pelajar SMP itu mengaku senang berada di rumah Majju lantaran diberikan makanan dan uang. Selain itu, ia dan korban lainnya bebas bermain game PlayStation, dengan syarat melayani nafsu Majju. "Nah, pernyataan korban itu langsung ditindaklanjuti dengan mengamankan pelaku yang berada di wilayah Polsek Enrekang," jelas dia.

Kapolsek Enrekang, AKP Anthonius, menambahkan Majju ini memanfaatkan kepolosan sejumlah anak untuk melayani nafsunya. Sejumlah anak diiming-iminginya makanan, uang dan bermain game secara gratis agar mau melakukan sodomi dan oral seks. Korban juga diajarinya untuk melakukan anal seks terhadapnya.

"Korban ini diajak pelaku untuk melakukan seks oral. Ada juga korban yang diminta melakukan sodomi terhadap pelaku. Beberapa di antara korbannya bahkan telah melakukannya berulang kali," terang Anthonius.

Saat ini, Majju telah mendekam di sel Mapolres Enrekang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kepolisian sendiri masih mendalami kejahatan seksual pelaku, termasuk kemungkinan masih adanya korban lain. Majju sendiri disinyalir memiliki kelainan seksual sehingga tega melakukan perbuatan penyimpangan seks tersebut.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif