alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kemarau Panjang Landa Sulsel, Debit Air Baku Menipis

Agus Nyomba
Kemarau Panjang Landa Sulsel, Debit Air Baku Menipis
Beberapa anak-anak terlihat bermain di sawah yang sudah mengering. Foto: SINDOnews/Muctamir Zaide

MAKASSAR - Musim kemarau yang melanda Sulsel, khususnya Kota Makassar tahun ini disebut lebih berat dan ekstrem dari tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Haris Yasin Limpo.

Dalam pernyataannya, Haris mengatakan bahwa kemarau tahun ini sangat berat dan ekstrem. Ia menyebut, bendungan Lekopancing yang menjadi sumber air baku sudah kering sejak sebulan lalu. Bahkan alirannya sudah tidak bersambung lagi di beberapa seksi.

"Sekarang kita manfaatkan air dari intake Mallengkeri yang sumbernya dari sungai Jeneberang dan aliran sungai Tello di Moncongloe Maros," ujar Haris dalam keterangannya kepada SINDOnews.



Haris mengaku sangat mengerti kondisi ini menyulitkan pelanggan. Ia juga mengakui jika pengaduan pelanggan bahkan cacian sudah sering pihaknya terima atas kesulitan air bersih ini.

"Bahkan ada yang sampai mau menuntut ke pihak tertentu. Kondisi saat ini memang berat karena pada dasarnya air bakunya yang memang tidak ada karena dampak kemarau yang parah," imbuhnya.

Akan tetapi, Haris memastikan jika pihaknya tidak tinggal diam. Berbagai upaya kata dia sudah dilakukan. Seperti menyiapkan armada mobil tangki gratis untuk diantarkan ke kawasan atau rumah warga. Lalu memberikan penyampaian tentang situasi air baku saat ini kepada semua pihak.

"Selain itu kami terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak balai besar wilayah sungai yang merupakan penyedia air baku untuk menambah bukaan pintu air dari bendungan Bili-bili agar ada tambahan debit air yang masuk ke aliran sungai di Moncongloe," katanya.

"Oleh karena sungai ini sangat rawan terkena Intrusi apabila air laut pasang yang menyebabkan kadar clorida meningkat sehingga airnya tidak bisa terpakai," sambung Haris.

Haris pun meyampaikan permohonan maaf kepada warga Makassar khususnya pelanggan PDAM atas kondisi ini.

"Yang jelas semua kita terus berdoa semoga musim hujan segera tiba karena musim kemarau ini bukan kehendak manusia tapi ketentuan Tuhan dan kita harus menerimanya sebagai nikmat bukan musibah," pungkas Haris.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif