alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Anggaran Pilkada Bertambah, KPU Gowa Target Partisipasi Pemilih Meningkat

Herni Amir
Anggaran Pilkada Bertambah, KPU Gowa Target Partisipasi Pemilih Meningkat
Ketua KPU Gowa Muhtar Muis (baju hitam) menghadiri Penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) Pemkab Gowa dengan Bawaslu dan KPU Kabupaten Gowa di Baruga Tinggi Mae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Minggu (29/9/2019). Foto: SINDOnews/Herni Amir

SUNGGUMINASA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa menargetkan peningkatan jumlah partisipasi pemilih dalam pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Peningkatan target itu seiring dengan pertambahan dana hibah yang akan diterima KPU dalam proses pelaksanaan Pilkada. Jika dalam Pilkada 2015 lalu, KPU Gowa hanya menerima dana hibah sebesar Rp24 miliar, maka kali ini meningkat hingga Rp60 miliar.

Ketua KPU Gowa Muhtar Muis mengatakan, anggaran ini akan digunakan untuk seluruh kebutuhan dan tahapan Pilkada yang sesuai mekanismenya.



Dengan anggaran ini pula, ditargetkan dapat meningkatkan angka partisipasi pemilih yang merupakan harapan utama Bupati Gowa pada proses Pilkada nantinya.

"Kita akan berupaya untuk dapat menggenjot partisipasi pemilih dengan menambah kreasi-kreasi sosialisasi nantinya," ungkapnya, Senin (30/9/2019).

Karena itu, pihaknya menargetkan jumlah partisipasi pemilih pada Pilkada nanti minimal sama dengan target partisipasi secara nasional yakni 77,5%. Adapun tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Gowa pada Pilgub lalu hanya 75,85%.

Dalam kesempatan itu dia menjelaskan, ada beberapa penyebab terjadinya penambahan anggaran yang cukup signifikan. Yang utama adalah honor penyelenggara adhoc yang besar menyerap anggaran hingga 59%.

Dia juga menjelaskan, jika tahapan pelaksanaan Pilkada telah dilaunching sejak 23 September 2019 lalu secara nasional. Sementara di Kabupaten Gowa akan dimulai dengan proses sosialisasi untuk pengajuan bakal calon perseorangan pada pertengahan Oktober 2019 mendatang.

Sementara itu, proses pendaftaran calon perseorangan akan dilakukan pada Desember 2019, sedangkan pendaftaran calon secara resmi akan dilakukan pada Juni 2020 mendatang.

Sementara itu, Bupati Adnan menegaskan, kesuksesan Pilkada bukan ditentukan pada berapa banyaknya anggaran yang diberikan kepada masing-masing penyelenggara.

Tapi suksesnya penyelenggaraan Pilkada bergantung dari sumber daya manusianya, bagaimana mereka menjalankan sesuai peran dan fungsinya.

"Dengan adanya anggaran ini pula mampu meningkatkan partisipasi pemilih pada 2020 mendatang. Pasalnya salah satu ukuran keberhasilan pemilu dilihat dari besarnya angka partisipasi pemilihnya," sebut Adnan.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook