alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Di Hotel FlyZoo, Robot Gantikan Manusia Layani Tamu

Koran Sindo
Di Hotel FlyZoo, Robot Gantikan Manusia Layani Tamu
Robot Tmall Genie berjalan di lorong hotel untuk mengantar pesanan makanan hingga ke depan pintu kamar pemesan. Foto: SINDOnews

CHINA - Hotel identik dengan senyum keramahan. Namun di Kota Hangzhou, China, ada hotel baru yang tak lagi menomorsatukan sunggingan senyum para pegawainya.

Hampir semua layanan bukan lagi dilayani tenaga manusia. Hotel yang bernama FlyZoo ini telah menggantikan servis-servis di hotel dengan teknologi robotik. Tepat pukul 11.00 waktu China, Jumat (27/9/2019), saat SINDOnews tiba di halaman hotel, suasana di depan tempat penginapan ini lengang. Tak terlihat pegawai yang menyambut di depan pintu atau valet yang membantu tamu memarkirkan mobilnya layaknya di Indonesia.

Masuk ke dalam hotel, kondisinya tambah lengang. Di ruangan lobi berukuran sekitar 15 x 15 meter ini, tak terlihat ada resepsionis yang biasanya sigap berdiri menyambut tamu dengan sangat ramah. Sofa-sofa empuk juga tak ada. Semua kosong. Yang terlihat hanyalah layar LED digital besar di dinding. 'Welcome to FlyZoo Hotel'. Demikian tulisan di layar itu, sebagai ganti penyambutan para resepsionis lazimnya.



Lantaran sudah serba digital, check in pun diganti dengan mesin. Untuk check in, tamu disediakan mesin di sisi kanan ruang lobi. Ada enam mesin check in otomatis (self check in) di ruangan terbuka berukuran sekitar 5 x 4 meter ini.

Tamu yang bisa check in sebelumnya harus memesan dulu via aplikasi. Praktis di depan mesin, tamu tinggal scan QR barcode. Karena data-data di barcode telah mencakup semua identitas tamu, maka tak perlu lama-lama lagi seperti menulis nama, alamat dan sebagainya. Tamu tinggal membayar biaya hotel yang didebet dari aplikasi Alipay. Untuk lantai hotel, lokasi dan arah kamar, tamu pun bebas memilih. Ini tak seperti hotel konvensional yang biasanya tergantung petugas resepsionis.

Terakhir, mesin check in akan meminta identifikasi wajah (face recognition). Data foto wajah ini penting karena sebagai pengganti kartu untuk naik lift, masuk restoran, gym maupun ke kamar. Lantaran tak dibekali kartu fisik, untuk masuk ke kamar tamu pun tinggal menghadapkan wajah ke kamera yang terpasang di dinding pintu. Jika data cocok, lampu di kamera akan berubah menjadi hijau dan pintu pun terbuka.

Di dalam kamar, layanan-layanan serba robotik pun kian memanjakan tamu hotel. Dari menghidupkan televisi, pendingin ruangan, lampu hingga membuka gorden semua bisa dilakukan tinggal hanya dengan tiduran di atas kasur.

Untuk menjalankan banyak tugas itu, tamu cukup memberi instruksi lewat suara yang disampaikan ke sebuah alat di samping bed. Alat ini layaknya speaker yang ukurannya kecil bernama Tmall Genie.

Perintah dimulai dengan panggilan Tmall Genie yang disuarakan dengan logat China. Jika suara tamu cocok, maka alat akan menerima perintah. Perintah pun harus diucapkan dalam bahasa China. "Tutup gorden," demikian perintah SINDOnews kepada Tmall Genie. Tiga detik kemudian, kain gorden pun perlahan bergerak dan menutupi rapat dinding kaca.

Tmall Genie ini unik. Bahkan agar tamu tak keblabasan tidur, Tmall Genie bisa diminta bantuan untuk membangunkan. Sebelum tidur, tamu tinggal berbicara ke speaker hitam seukuran kaleng susu ukuran 500 gram.

Bagaimana jika tamu ingin dilayani makan? Di FlyZoo Hotel juga tak lagi mengenal tenaga manusia untuk mengantar makan dan minum ke kamar. Lagi-lagi, tamu tinggal pesan lewat aplikasi via smartphone-nya sekaligus melakukan pembayaran. Tak berapa sang pelayan akan datang. Namun yang menuju ke kamar bukan staf hotel, tapi sang robot lonjong hitam yang berjalan. Robot ini mampu berjalan dari ruang dapur, naik turun lift dan menyusuri lorong-lorong kamar hotel.

Saat tiba di depan kamar yang dituju, pemesan akan mendapatkan notifikasi di ponselnya. Jika pemesan tekan tombol OK, maka pintu kamar pun otomatis terbuka dan pesanan siap diambil. Selesai tugas mengantarkan pesanan, robot ini kembali ke lantai semula. Robot didesain sedemikian rupa, sehingga bisa menghindari orang berjalan atau benda terdekatnya. Tabrakan pun tak bakal sampai terjadi.

Tak hanya di kamar, minibar pun sudah dilayani oleh sang robot. Tamu tinggal pesan dan bayar lewat ponsel, maka sang robot akan cekatan membuat minuman. "Tamu juga bisa beli es krim yang diracik robot," kata Bonnie, salah satu staf hotel.

Untuk check out, para tamu juga bisa langsung keluar. Layanan ini sangat praktis karena mereka tak lagi repot antre di resepsionis untuk menyerahkan kartu hotel dan sebagainya. Menginap di FlyZoo Hotel memang menyenangkan sekaligus menjadi sebuah pengalaman berharga. Hotel yang terletak di Distrik Xixi, Hangzhou ini unik karena banyak memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI).

FlyZoo ini adalah 'hotel masa depan' Alibaba Group yang baru diluncurkan 18 Desember 2019 lalu. Hotel dengan 290 kamar ini sengaja dibangun untuk mentransformasi industri perhotelan dengan teknologi canggih dari ekosistem digital Alibaba. Lewat teknologi cerdas AI dipadu dengan manajemen digital dan sistem operasional, para staf hotel bisa menghemat waktu untuk pekerjaan rutin maupun administratif.

Lokasi hotel ini di kawasan terpadu Alibaba. Tepatnya di kompleks Alimall, sebelah kampus Alibaba. FlyZoo adalah hotel hasil kolaborasi antara Fliggy, sebuah unit usaha perhotelan bersama Alibaba Cloud yang menyokong layanan big data. "FlyZoo adalah upaya Alibaba untuk menginpirasi dan memberdayakan sektor pariwisata dengan inovasi-inovasi baru," ujar Director of Corporate and Public Affairs Alibaba Group Indonesia Dian Safitri. (Abdul Hakim)



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook