alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

2 Bocah Pemanah Polisi di Makassar Dibayar Rp50.000

Faisal Mustafa
2 Bocah Pemanah Polisi di Makassar Dibayar Rp50.000
Demo mahasiswa yang berakhir ricuh pada Jumat pekan lalu mengakibatkan dua polisi dan seorang jurnalis terkena anah panah. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide.

MAKASSAR - Tim Resmob Polda Sulsel mengamankan dua bocah pemanah polisi saat demo ricuh di sekitaran kawasan jembatan layang Makassar, Jumat (27/9/2019). Keduanya yakni DS (14) dan SD (16) ditangkap sehari setelah kejadian, berkat foto dan video yang beredar dan viral di media sosial (medsos).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, dua bocah ini membenarkan telah melakukan pembusuran alias memanah dengan sasaran aparat kepolisian. Hal itu dilakukannya setelah menerima bayaran Rp50.000 dari orang tidak dikenal (OTK). Mereka diminta berbuat onar agar aksi demo mahasiswa semakin rusuh.

"Saat diinterogasi, mereka ini mengakui telah melakukan pembusuran mengarah ke pihak kepolisian pada saat aksi demo berlangsung bentrok. Ia juga mengakui bahwa dirinya diajak oleh laki-laki bermasker berpakaian hitam dengan iming-iming uang tunai Rp50.000," kata Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel, Kompol Supriyanto, Senin (30/9/2019).



Hingga saat ini, kedua bocah pemanah polisi ini masih diamankan untuk pengembangan kasus. Kepolisian juga menyita sebuah ketapel dan anak panah yang dipakai pelaku. Tim Resmob Polda Sulsel, lanjut Supriyanto, pun masih melakukan pengejaran terhada dua terduga provokator aksi demo mahasiswa yang berujung rusuh.

Dalam kejadian akhir pekan lalu itu, dua polisi terluka karena terkena anak panah. Selain itu, ada seorang jurnalis yang juga ikut dipanah dan sempat dilarikan ke RS Awal Bros. Kerusuhan itu juga mengakibatkan seorang driver ojol dan mahasiswa tertabrak kendaraan taktis polisi yang ingin membubarkan massa.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook