alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Solid! NasDem Bulukumba Jagokan Tomy Satria di Pilkada 2020

Eky Hendrawan
Solid! NasDem Bulukumba Jagokan Tomy Satria di Pilkada 2020
Kader dan Pengurus NasDem Bulukumba solid mendukung Tomy Satria pada Pilkada 2020 mendatang. Foto: SINDOnews.

BULUKUMBA - Sekretaris DPD NasDem Bulukumba, Imran, mengungkapkan kader dan pengurus partainya solid mendukung Tomy Satria Yulianto pada Pilkada 2020 mendatang. Ia pun yakin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) akan memberikan dukungan kepada jagoannya. Toh, Tomy merupakan kader, bahkan menjabat Ketua DPD NasDem Bulukumba.

Isu terkait keraguan DPW NasDem mengusung Tomy mulai merebak lantaran di Bulukumba, partai besutan Surya Paloh ini membuka tahapan penjaringan untuk calon kepala daerah. Berbeda dengan Luwu Utara (Lutra) dan Maros, dimana NasDem memutuskan mengusung ketua partai yang berstatus wakil bupati.

Imran menegaskan pembukaan tahapan penjaringan bukan berarti NasDem meragukan Tomy. Toh, petunjuk organisasi jelas bahwa NasDem akan mempriotitaskan kader. Khusus di Bulukumba, semua kader dan pengurus diklaimnya solid mendukung Tomy yang dinilai berhasil selama menduduki jabatan Wakil Bupati Bulukumba.



"NasDem itu tidak pernah meragukan kadernya, apalagi dia (Tomy) seorang ketua partai. Ya itu (dugaan keraguan DPW) hanya bahasa politisi saja. Kita di NasDem tetap menjagokan Tomy," tegas Imran, kepada SINDOnews, Jumat (4/10/2019).

Imran mengakui saat ini Nasdem membuka ruang seluas-luasnya kepada putra-putri terbaik untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon. Namun diproses penjaringan tersebut, ia memastikan jika Nasdem akan tetap memprioritaskan kader.

"Jadi PO sudah jelas, kita membuka ruang tapi prioritas kader. Nanti kita akan lakukan survei, siapa surveinya yang bagus itu yang akan diundang ke DPP untuk mengikuti wawancara," jelasnya.

Selain itu, Imran juga memastikan jika figur yang tidak mengikuti proses penjaringan maka tidak akan terakomodir atau memiliki kesempatan mendapatkan rekomendasi partai bertarung di Pilkada 2020.

"Jadi cukup jelas jika yang diusung nanti bisa kader dan non kader. Tapi yang pasti yang didorong dalam survei itu yang ikut penjaringan saja. Jadi yang kita dorong itu berdasarkan hasil survei kita," pungkasnya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook