alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jokowi dan 2 Putra Sulsel Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Koran Sindo
Jokowi dan 2 Putra Sulsel Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia
The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) kembali merilis daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia tahun 2019. Foto: SINDOnews/Doc

MAKASSAR - The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) kembali merilis daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia tahun 2019. Beberapa nama dari Indonesia masuk dalam daftar tersebut.

Dalam daftar itu, ada nama Presiden Indonesia, Joko Widodo. Terdapat juga nama dua putra kelahiran Sulsel yakni Anis Matta dan KH Quraish Shihab.

Anis Matta yang lahir di Bone pernah menjabat wakil ketua DPR dan presiden PKS. Sedangkan Quraish Shihab lahir di Rappang, Sidrap, adalah seorang cendikiawan Muslim yang juga mantan menteri agama RI.



Tokoh Indonesia lainnya yang masuk Muslim Paling Berpengaruh di Dunia pada 2019 ialah KH Said Aqil Siradj. Said berada di urutan ke-19 dan merupakan sekolom tokoh di luar politisi yang masuk 25 besar. Pengaruhnya amat luas karena dia merupakan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang memiliki 40 juta anggota.

RISSC menyatakan KH Said Aqil Siradj masuk Muslim Paling Berpengaruh lantaran dia saat ini memimpin organisasi muslim independen terbesar di Indonesia dan salah satu organisasi Islam paling berpengaruh di dunia.

“Dia membawahi jutaan orang melalui jaringan NU yang tersebar berbagai wilayah dengan lima struktur, dari pengurus pusat hingga pengurus ranting,” tambah RISSC.

RISCC juga menyebut NU memiliki kontribusi yang besar dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan kemiskinan. Seperti pendahulunya, Said menjadikan NU sebagai organisasi untuk mendukung terciptanya negara yang moderat. NU juga mendukung kebijakan pemerintah seperti aturan antikorupsi, reformasi sosial, anti-SARA, HAM.

Jokowi dan Said bukanlah satu-satunya tokoh Indonesia yang masuk daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia, mengingat RISCC merilis 500 nama. Namun, kedua tokoh Indonesia itu memiliki pengaruh yang besar dan luas seperti tokoh-tokoh muslim dunia yang lain, baik yang menjadi politisi maupun kepala organisasi.

Tokoh Indonesia lain yang masuk daftar ialah Habib Lutfhi (ketua Forum Sufi Internasional), Muhammad Din Syamsudin, KH Achmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Ahmad Syafii Maarif, Anis Matta, Letjen Jenderal Prabowo Subianto, Megawati Soekarnoputri, Miftahul Achyar (rais aam PBNU), KH Ma’ruf Amin, Haedar Nasir (ketua umum PP Muhammadiyah), KH Yahya Cholil Staquf (katib aam PBNU), dan Abdullah Gymnastiar.

Kemudian KH Quraish Shihab, Haidar Bagir, Sri Mulyani Indrawati, Tri Mumpuni, Asma Nadia, Helvy Tiana Rosa, Hajjah Maria Ulfah, dan Goenawan Mohamad. Semuanya dinilai memiliki pengaruh besar. Namun, di luar 50 besar, daftar itu diurutkan berdasarkan kategori, benua, negara, dan nama tokoh.

Jumlah populasi muslim di dunia mencapai 1,93 miliar atau 1/4 dari total populasi dunia. Selain menjadi warga negara di negaranya masing-masing, muslim juga beranggapan seluruh umat Islam di dunia sebagai saudara.

“Pengaruh didefinisikan sebagai orang yang memiliki kekuasaan, baik secara budaya, ideologi, keuangan, ataupun politik, untuk memberikan perubahan dan dampak yang signifikan terhadap muslim di dunia,” ungkap RISSC. “Perlu dicatat dampak di sini dapat positif atau negatif tergantung sudut pandang,” tambah RISSC.

Namun, RISSC mengakui tantangan terbesar dalam publikasi seperti ini ialah ketidakpastian dalam mengukur pengaruh. Pasalnya, pengaruh terkadang dapat diukur melalui cara kuantitatif seperti jumlah pengikut, buku, penjualan, tapi juga terkadang harus diukur lewat kualitatif seperti dampak dalam jangka panjang. (muh shamil)



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook