alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ingin Pulang, Pengungsi Asal Lutim di Papua Gadai BPKB Kendaraan

Fitra Budin
Ingin Pulang, Pengungsi Asal Lutim di Papua Gadai BPKB Kendaraan
Pengungsi kerusuhan Wamena menggunakan pesawat hercules tiba di Makassar. Foto: Sindonews/dok

LUWU TIMUR - Warga Kabupaten Luwu Timur yang berada di Wamena Papua, terpaksa harus mengadai BPKB motor untuk pinjaman, agar bisa beli tiket pulang.

Hal tersebut disampaikan oleh Assessment Relawan Lutim Peduli Wamena Astan Yusuf, kepada SINDOnews, Senin (07/10/19).

Dari informasi yang dihimpun oleh Astan di Wamena, puluhan warga yang akan pulang ke Luwu Timur harus meminjam uang ke tetangganya, bahkan ada juga yang menggadaikan BPKB motor milik keluarganya.



"Sudah ada beberapa orang yang kami data, yang pulang menggunakan pesawat dan ada juga menggunakan kapal air," ujar Astan.

Diantara mereka yang akan pulang ke Luwu Timur, 3 diantaranya berada di Marauke.

Karena pada saat kedatangan pesawat Hercules yang akan mengantarkan pengungsi ke Jayapura, dan Marauke, ketiga warga Lutim ini salah menaiki pesawat, seharusnya mereka menaiki pesawat mengarah ke Jayapura, namun mereka salah menaiki pesawat dan saat ini mereka berada di Marauke.

"Keluarga mereka sudah ada yang mengadai BPKB motornya senilai Rp10 juta," ujarnya.

Astan juga menjelaskan, untuk data warga Luwu Timur korban kerusuhan Wamena, saat ini warga Luwu Timur yang berada di pengungsian sejumlah 65 orang.

Dan sebanyak 14 orang masih berada di Wamena, tepatnya di kediaman Ibu Ismawati (kompleks asrama polisi militer).

Mereka akan berangkat ke Makassar via pesawat terbang tanggal (10/10/19). Sebanyak 51 orang berada di kota Jayapura, dan tersebar di 3 kamp pengungsian, yakni Abepura Tongkonan, Entrop dan BTN Vuria jln Cendrawasih 3.

"Mereka bergabung dengan kerukunan keluarga Toraja dan Sintuwu Maroso poso," ujar Astan.

Kepulangan mereka akan menggunakan kapal laut yang telah disediakan Pemerintah. "Rencana berangkat Rabu, tanggal (09/10/19), rencana tiba di Makassar 5 hari berikutnya," katanya.

Astan juga menambahkan, selama dua hari mereka melakukan penggalangan dana, Relawan Lutim Peduli Wamena telah mengumpulkan uang senilai Rp6 juta lebih.

"Kami akan kembali merapatkan terkait dana ini, dan kita rencana dana yang terkumpul untuk tiket pulang mereka yang masi diposko pengungsian di Wamena," ujarnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook