alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Andi Ina Bongkar Alasan Golkar Belum Setor Nama Ketua DPRD Sulsel Definitif

Muhaimin
Andi Ina Bongkar Alasan Golkar Belum Setor Nama Ketua DPRD Sulsel Definitif
Anggota DPRD Sulsel periode 2019-2024 saat dilantik beberapa waktu lalu. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman

MAKASSAR - Nama-nama pimpinan definitif DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2019-2024 batal diumumkan dalam rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (7/10/2019).

Penyebabnya, partai Golkar selaku peraih kursi terbanyak hasil Pemilu Legislatif 2019 belum menetapkan kadernya yang duduk di kursi ketua DPRD Sulsel. Sedangkan empat parpol lain yang masing-masing mendapatkan kursi wakil ketua sudah ada nama-namanya yakni dari Nasdem, Gerindra, Demokrat, dan PKS.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulsel, Haidar Majid cukup kecewa dengan penundaan itu. Apalagi kata dia, sejumlah pekerjaan penting telah menunggu para anggota DPRD Sulsel yang dilantik 24 September lalu. Beberapa di antaranya seperti alat kelengkapan DPRD hingga pembahasan APBD 2020.



“Banyak sekali agenda yang harus kita lakukan. Sangatlah strategis jika pengumuman unsur pimpinan definitif itu dilakukan sesuai jadwal atau hari ini,” kata Haidar saat melakukan interupsi dalam rapat paripurna.

Haidar mengaku tak mempermasalahkan penundaan ini. Namun dia berharap agar situasi seperti ini tak lagi terulang kembali.

“Saya tidak apa-apa sebenarnya. Tapi saya meminta agar tidak lagi ada penundaan seperti yang dilakukan ini,” ujar Haidar.

Ketua Fraksi PKS Sri Rahmi mengatakan, penundaan pengumuman unsur pimpinan definitif memang merupakan hasil dari rapat pimpinan (rapim) diperluas sebelum paripurna.

“Hasil (rapim) memang seperti itu. Yang ditunggu sisa Golkar,” kata Sri Rahmi yang dihubungi lewat sambungan telapon.

Sedangkan Ketua Sementara DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari membenarkan bahwa tersisa Golkar yang belum menyetor nama unsur pimpinan ke sekretariat. Hal itu yang membuat pengumuman unsur pimpinan definitif ditunda.

“Sampai saat ini seperti itu. Karena mekanisme partai masih ada,” kata Ina yang juga legislator dari Golkar.

Bendahara Umum DPD I Golkar Sulsel ini mengatakan, masih ada proses yang harus dilewati partainya sebelum menyetor nama unsur pimpinan ke secretariat DPRD Sulsel. Sehingga Andi Ina meminta semua pihak untuk bersabar menunggu.

Atas keterlambatan dan penundaan ini, dia mengaku Golkar tak bermaksud untuk menghambat kerja-kerja anggota dewan di DPRD Sulsel. Namun semata-mata kata dia, karena ada proses yang harus dilewati di partainya.

“Partai Golkar itu punya mekanisme. Jadi mekanisme partai masih berjalan. Jadi teman-teman silakan menunggu. Insya Allah Partai Golkar itu tidak akan menghambat apa yang memang seharusnya berjalan di lembaga DPRD ini. Jadi tunggulah satu dua hari sudah ada,” jelas Ina.

Terkait dengan nama ketua DPRD Sulsel yang akan ditunjuk oleh Golkar, Andi Ina menjawab diplomatis.

“Siapa pun itu sekarang sudah ada calonnya. Siapa pun itu kita harus terima semuanya. Ada yang kuat ada yang tidak, itu tidak ada. Semua punya peluang yang sama,” tambahnya.

Adapun empat wakil ketua DPRD Sulsel yang telah diserahkan oleh masing-masing partainya yakni Syaharuddin Alrif dari Nasdem, Darmawangsyah Muin dari Gerindra, Ni’matullah dari Demokrat, dan Muzayyin Arif dari PKS.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook