alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Program Kotaku Diharap Bisa Mengurangi Wilayah Kumuh di Sinjai

Irman Bagoseng
Program Kotaku Diharap Bisa Mengurangi Wilayah Kumuh di Sinjai
Wakil Bupati Kabupaten Sinjai, Andi Kartini Ottong di lokakarya Kotaku di Hotel Grand Rofina, jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Sinjai, Rabu (9/10/2019). Foto: SINDOnews/Irman Bagoseng

SINJAI - Wakil Bupati Kabupaten Sinjai, Andi Kartini Ottong berharap, program kota tanpa kumuh (Kotaku) dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, mampu mengurangi jumlah wilayah kumuh di Sinjai.

Hal itu disampaikan Andi Kartini saat menghadiri lokakarya Kotaku di Hotel Grand Rofina, jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Sinjai, Rabu (9/10/2019).

"Sebagai implementasi percepatan penanganan kumuh, program Kotaku satu dari sejumlah upaya strategis untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia dengan membangun platform kolaborasi melalui peningkatan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat," kata Andi Kartini.



Andi Kartini menjelaskan, program Kotaku hampir dilaksanakan semua provinsi, ratusan Kabupaten serta ribuan Desa dan Kelurahan di Indonesia. Adapun sasaran program Kotaku mengacu pada SK wilayah kumuh yang ditetapkan kepala daerah masing-masing kabupaten/kota.

"Peran pemerintah dalam program ini sebagai regulator yang mengakomodasi aspirasi pembangunan, memfasilitasi masyarakat untuk memfasilitasi aktif dalam penanganan kumuh, membangun kolaborasi antar perempuan dan memperkuat keselamatan," ungkapnya.

Lokakarya bertema "Membangun Kolaborasi Lintas Sektor Menuju Sinjai Bebas Kumuh" ini dirangkaikan dengan Tingkat Eksisi Kabupaten Sinjai. Kegiatan itu diikuti perwakilan OPD, pelaku pembangunan bidang perumahan permukiman, perbankan, perwakilan Camat dan Lurah Sinjai Utara.

Adapun narasumber yang hadir pada kegiatan tersebut diantaranya tenaga ahli Monev OSP 9 Provinsi Sulsel, Sadaruddin Sultan dan A. Misbahumisa serta Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sinjai.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook