alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polisi Masih Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Bialo

Eky Hendrawan
Polisi Masih Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Bialo
Indikasi korupsi pada pembangunan proyek jembatan Sungai Bialo, Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, terus didalami penyidik Polres Bulukumba. Foto : Istimewa

BULUKUMBA - Indikasi korupsi pada pembangunan proyek jembatan Sungai Bialo, Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, terus didalami penyidik Polres Bulukumba.

Menurut Kanit Tipikor Polres Bulukumba, Bripka Ahmad Fatir, pihaknya tidak tergesa-gesa menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan lantaran tengah memperkuat bukti dan gugaan korupsi.

menambahkan, saat ini, proses proyek jembatan bialo ini masih tahap penyelidikan. Sebab, kata dia, pihaknya tidak ingin cepat-cepat ketahap penyidikan, namun akhirnya tidak terbukti.



“Kita mending lama pada tahap proses penyelidikan, dibanding cepat ke penyidikan. Namun pada akhirnya tidak cukup bukti, apalagi kasus begini memang butuh waktu lama,” tukasnya kepada SINDOnews, Rabu (09/10/2019).

Dia mengaku, beberapa pihak yang terkait pembangunan jembatan itu telah memberi klarifikasi. Hanya, lanjutnya belum masuk pada materi perkara. “Kami tidak bisa tentukan berapa lama prosesnya. Intinya, kami bekerja sesuai prosuder,” tukasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra mengaku penyelidikan dugaan korupsi jembatan itu masih terus berproses.
“Iya, kita masih terus lidik jembatan bialo ini. Kita masih dalam proses,” tandasnya.

Data SINDOnews, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba kesulitan membiayai perampungan pembangunan Jembatan Bialo yang masih membutuhkan biaya hingga Rp30 miliar.

Saat ini Pemkab telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk pengerjaan Oprid dan bentangan jembatan. Pembangunan jembatan tersebut juga sempat dihentikan karena cuaca buruk.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook