alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Perantau asal Toraja dari Wamena Terus Berdatangan

Chaeruddin
Perantau asal Toraja dari Wamena Terus Berdatangan
Pengungsi dari Wamena tiba di Makassar menggunakan pesawat Hercules. Foto: Sindonews/Muchtamir

TORAJA - Pasca kerusuhan di Wamena, membuat sejumlah perantau asal Toraja pulang ke kampung halamannya di Toraja jumlahnya terus bertambah.

Data di posko kemanusian di plaza Kolam Makale, jumlah pengungsi konflik Wamena yang tiba di Toraja hingga Kamis, (10/10/2019) sebanyak 215 orang. Sehari sebelumnya, Rabu(9/10), jumlah perantau Toraja di Wamena yang tiba di Toraja sebanyak 157 orang.

“Hari ini, ada 58 orang warga Toraja dari Wamena yang tiba di posko kemanusiaan di plaza kolam Makale. Jadi total pengungsi konflik Wamena yang pulang ke Toraja dan terdata di posko sebanyak 215 orang,” ujar Putri, petugas posko kemanusiaan di plaza kolam Makale, Kamis(10/10/2019).



Sementara itu, Seprianty Mangasik, (24), salah satu pengungsi dari Wamena yang baru saja tiba di posko plaza kolam Makale saat ditemui mengatakan, dirinya bersama seorang anaknya memilih pulang ke kampung halamannya di kecamatan Malimbong Balepe kabupaten Tana Toraja karena trauma akibat kerusuhan yang terjadi di Wamena.

Dirinya menceritakan, sebelum kerusuhan itu terjadi, dirinya bersama anaknya berada di dalam rumah. Tiba-tiba, sekelompok orang berseragam sekolah melempari rumahnya dengan batu. Tidak berselang lama muncul gelombang massa yang sangat banyak sambil membakar rumah warga pendatang. Dirinya dan anaknya berusaha keluar rumah melalui pintu belakang untuk menyelamatkan diri. Beruntung, ada tetangga yang merupakan warga asli Wamena yang menjadikan rumahnya sebagai tempat persembunyian sementara bagi beberapa perantau hingga polisi datang.

“Saya dan anak saya sangat trauma dengan kejadian itu sehingga memilih pulang ke Toraja dan tidak ingin kembali lagi ke sana (Wamena). Apalagi, saya saat ini sedang mengandung tujuh bulan anak ke dua. Sementara suami saya masih berada di tempat pengungsian di Papua,” ujarnya. Joni Lembang



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook