alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

ASN Luwu Timur Galang Dana Bantu Korban Kerusuhan Wamena

Fitra Budin
ASN Luwu Timur Galang Dana Bantu Korban Kerusuhan Wamena
Bupati Kabupaten Luwu Timur, Thoriq Husler memegang wadah penggalangan dana untuk korban kerusuhan Wamena. Foto: SINDOnews/Fitra Budin

LUWU TIMUR - Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melakukan aksi galang dana untuk disalurkan ke korban rusuh di Wamena, Papua. Khususnya bagi korban yang merupakan perantau asal Luwu Timur.

Bupati Kabupaten Luwu Timur, Thoriq Husler dalam rilisnya mengatakan, aksi galang dana tersebut, telah dilakukan beberapa hari sebelumnya. Hanya saja, tidak terekspose ke media massa.

"Ini bukti nyata solidaritas untuk saudara kita Wamena," kata Husler dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Jumat (11/10/2019).



Husler menjelaskan, aksi penggalangan dana untuk korban kerusuhan ini, dilakukan secara spontan tanpa perencanaan sebelumnya.

"Mari bantu saudara-saudara kita, sumbangkan sesuai kemampuan dan keikhlasan kita," pinta Thoriq.

Adapun jumlah dana yang terkumpul sebelumnya senilai Rp33 juta, termasuk 10 juta dari 17 Puskesmas yang ada di Luwu Timur.

Dalam aksi penggalangan dana tersebut, mulai Sekda, Kepala OPD, asisten staf ahli, hingga staf biasa dan honorer tidak luput menyumbangkan uangnya.

"Total uang yang terkumpul dalam aksi tersebut sebesar Rp12,845,000. Nanti uang hasil penggalangan dana ini diserahkan ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DInsos P3A) Kabupaten Luwu Timur dan selanjutnya akan disalurkan kepada para korban kerusuhan," sambung Husler.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Luwu Timur, Sukarti menyebutkan, bahwa sampai hari ini, jumlah pengungsi korban kerusuhan yang telah tiba di Luwu Timur sebanyak 36 orang.

"Sementara pengungsi asal Luwu Timur yang menyusul dan akan dijemput langsung di bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebanyak 57 orang dengan menggunakan 2 bus dengan dibiayai Pemerintah Kabupaten Luwu Timur," kata Sukarti.

Sebelumnya, Warga Kabupaten Luwu Timur yang berada di Wamena Papua, terpaksa harus mencari pinjaman, untuk pemebelian tiket untuk pulang.

Hal tersebut disampaikan oleh relawan Luwu Timur Peduli Wamena, Astan Yusuf, kepada SINDOnews, Senin (07/10/19) lalu.

Dari informasi yang dihimpun oleh Astan di Wamena, puluhan warga yang akan berangkan pulang ke Luwu Timur harus meminjam uang ke Tetangganya, bahkan ada juga yang menggadaikan BPKB Motor milik keluarga mereka.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook