alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Trump Bersiap Jatuhkan Sanksi Ekonomi Terhadap Turki

Agus Nyomba
Trump Bersiap Jatuhkan Sanksi Ekonomi Terhadap Turki
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Foto: Official Instagram

WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Donald Trump akan memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Turki, yang akan berlaku pada awal pekan ini.

Hal itu dikarenakan tindakan invansi militer Ankara ke Suriah utara, meski Tukri saat ini merupakan salah satu dari sekutu NATO mereka.

Pejabat Pertahanan Amerika Serikat mengatakan, AS tidak akan menggunakan militer untuk menghentikan serangan Turki terhadap pejuang Kurdi sekutu-AS. Dan Trump meminta Pentagon pada hari Minggu untuk memulai penarikan semua pasukan AS dari Suriah utara.



Setelah Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan pada hari Jumat bahwa Trump telah menyetujui sanksi baru "sangat kuat" yang menargetkan Turki, pemerintah tampaknya siap untuk mulai membuat baik pada ancaman Trump untuk melenyapkan ekonomi Turki.

Pada hari Minggu, Trump mengatakan dia akan mendengarkan Kongres, di mana Partai Republik dan Demokrat mendorong secara agresif untuk tindakan sanksi.

"Berurusan dengan @LindseyGrahamSC dan banyak anggota Kongres, termasuk Demokrat, tentang memberlakukan Sanksi yang kuat di Turki," kata Trump di Twitter, merujuk pada sekutu Trump yang setia dan senator A.S. yang mengecam presiden minggu lalu.

“Perbendaharaan sudah siap untuk pergi, undang-undang tambahan mungkin dicari. Ada konsensus besar tentang ini. Turki telah meminta agar hal itu tidak dilakukan,” Tambahnya.

Seorang pejabat AS berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa "Sanksi sedang dilaksanakan di semua tingkat pemerintah untuk peluncuran," bunyi penyataan itu dilansir dari Reuters.

Trump sedang berjuang untuk memadamkan kritik keras, termasuk dari beberapa pendukung Partai Republik yang paling setia, bahwa ia memberi Presiden Turki Tayyip Erdogan lampu hijau untuk menyerang Kurdi hari Minggu lalu ketika ia memutuskan untuk menarik sejumlah kecil pasukan AS keluar dari daerah perbatasan.

Serangan Turki bertujuan untuk menetralisir milisi YPG Kurdi, komponen utama Pasukan Demokrat Suriah (SDF) dan dilihat oleh Ankara sebagai kelompok teroris yang bersekutu dengan pemberontak Kurdi di Turki. Tetapi SDF juga telah menjadi sekutu kunci Washington dalam pertempuran yang telah membubarkan "kekhalifahan" jihad Negara Islam di Suriah.

Keputusan Trump, yang berakar pada tujuannya yang telah lama dinyatakan untuk mengeluarkan Amerika Serikat dari "perang tanpa akhir," telah mendorong kekhawatiran bipartisan bahwa hal itu membuka pintu bagi kebangkitan kembali Negara Islam.

Sementara sanksi tampaknya menjadi alat pencegahan yang paling kuat, Amerika Serikat dan sekutunya di Eropa juga dapat merenungkan larangan penjualan senjata dan ancaman penuntutan kejahatan perang.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook