alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Astra Motor Makassar Dukung Modifikasi Berstandard

Koran Sindo
Astra Motor Makassar Dukung Modifikasi Berstandard
Astra Motor Makassar mengajak pada pecinta modifikasi untuk terus berkarya dengan tetap mengikuti pada rambu rambu standard keamanan berkendara alias #CariAman. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Astra Motor Makassar membuka tahun 2018 ini dengan ajakan dan dukungan penuh pada pecinta modifikasi untuk terus berkarya dengan tetap mengikuti pada rambu – rambu standard keamanan berkendara alias #Cari_Aman sebagai kampanye aman berlalu lintas populer miliknya itu.

Berhasil menyabet 3 podium pada ajang Honda Modification Contest (HMC 2017) National tahun lalu, hal ini memang menjadi ajang pembuktian bahwa modifikator asal bumi Celebes mumpuni dari segi kreatifitas, kemampuan, maupun menjaga keamanan motornya. Prestasi yang berhasil diraih diantaranya adalah Juara 1 Nasional untuk Sport Stock/Bolt On dengan motor Honda CBR250RR, Juara 2 Nasional untuk All Stock & Advance < 2006 dengan motor Honda Astrea C, Juara 2 Nasional untuk Matic & Cub Stock/Bolt On dengan motor Honda Scoopy.

Ditengah maraknya modifikasi motor yang mulai berbahaya bagi pengendaranya, Astra Motor Makassar justru memberikan dukungan pada para modifikator muda dengan memberikan sarana perlombaan modifikasi regional sampai tingkat Nasional.



Menurut Technical Service Manager Astra Motor Makassar, Ignatius Nindyatama, memodifikasi sepeda motor adalah hal yang wajar ketika penggunanya menggunakan modifikasi sesuai dengan kebutuhan dan hobbi-nya.

“Memodifikasi itu artinya merubah suatu bagian rangka, bodi, ataupun mesin motor dari keluaran pabrikan, hal ini sudah dilakukan sejak awal motor diciptakan dimanapun dipelosok dunia. Tentu kami sebagai distributor motor Honda sangat mendukung bahkan kami juga sediakan ajang kompetisinya, bedanya kami sangat ketat dalam klasifikasi standart keamanan bagaimana motor itu dikendarai” ujar Igantius.

Dijelaskannya, klasifikasi pada HMC 2017 regional Sulawesi lalu memang banyak mengugurkan kontestan pada sesi eliminasi standard kelayakan keamanan motor untuk dikendarai, segenap tim Juri dan Panitia bertindak lebih tegas dalam proses ini daripada tahun – tahun sebelumnya.

“Tujuan dan manfaatnya agar peserta dapat bebas berkreasi namun menjaga keamanan dirinya sendiri, sehingga menjadi percontohan masyarakat lainnya,”ujarnya, kemarin.

Ignatius beserta tim teknik dan servis yang tersebar di seluruh jaringan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) juga selalu mengingatkan konsumen agar berhati – hati saat memodifikasi motornya terutama di bagian mesin motor yang krusial.

“Sudah komitmen kami di Honda agar mendukung tapi juga mengingatkan rambu – rambu keamanannya, contohnya yang paling berbahaya adalah modifikasi sistim kelistrikan, pengapian, dan supply bahan bakar. Bikers juga harus bisa menyesuaikan frame motor dengan medan yang dilintasi” tambah Ignatius.


Astra Motor Makassar juga membuka layanan konsultasi modifikasi pada konsumen ketika melakukan servis di AHASS terbesar yang terletak bersamaan dengan showroom utamanya di jalan Sultan Alaudin no 57 Makassar. Konsumen yang ingin mendapatkan saran maupun solusi yang aman saat melakukan modifikasi dapat juga menggali referensi pada service advisor ataupun mekanik di seluruh jaringan AHASS.

Proyeksi Ignatius untuk perluasan jaringan AHASS pada tahun 2018 ini akan diusahakan mencapai lebih dari 12 dealer yang bergabung menjadi dealer 3in1 yaitu peningkatan dealer menjadi gabungan showroom, bengkel dan juga spareparts. Daerah yang paling jauh adalah di kecamatan Pasangkayu, Mamuju Sulawesi Barat yang diproyeksikan akan rampung pada semester 1 tahun 2018 ini.

Pihaknya sangat menyarankan agar pecinta modifikasi tetap mengikuti rambu – rambu ‘safety’ pada setiap motor yang dimodifikasi, agar dapat memberikan kenyamanan berkendara juga saat menunggangi hasil kreasinya tersebut.

“Sebenarnya motor keluaran pabrikan kami yaitu AHM sudah sesuai dengan standard keamanan berkendara di dunia, namun ketika konsumen ingin berkreasi tentu tidak ada salahnya asalkan sesuai dengan kebutuhan dan disesuaikan juga dengan benar, jangan lupa sedelah modifikasi dicek ulang minimal dua kali sebelum dipakai adventure, touring, ataupun kompetisi,”paparnya. suwarny dammar



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads