alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sebar Foto Tawuran Hoaks, Pemuda Antang Ditangkap

Faisal Mustafa
Sebar Foto Tawuran Hoaks, Pemuda Antang Ditangkap
Pemuda warga Jalan Antang Raya Kecamatan Manggala, Kota Makassar bernama Andi Irfan alias Mamat (23 tahun), tertunduk lesu usai ditangkap aparat kepolisian. Foto : SINDOnews/Faisal Mustafa

MAKASSAR - Pemuda warga Jalan Antang Raya Kecamatan Manggala, Kota Makassar bernama Andi Irfan alias Mamat (23 tahun) ditangkap tim Opsnal Polsek Bontoala. Sebabnya, Ia diduga menyebarkan kabar bohong tentang keributan di Jalan Gunung Bawakaraeng, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, beberapa waktu lalu.

Mamat mengunggah foto-foto orang yang terlihat sedang terluka parah bahkan salah satu foto menampilkan dua orang dibakar dalam tawuran tersebut.

Menurut Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, foto-foto yang disebarkan Mamat adalah hoaks, pasalnya kata Wahyu dalam tawuran tersebut tak ada korban jiwa ataupun luka.



"Makanya berhati-hatilah bermain di media sosial. Makanya ini kami tindak. Kami dapatkan pelaku penyebar, yang bersangkutan kami kenakan UU ITE," katanya kepada SINDOnews, Senin (14/10/2019).

Kepada petugas, Mamat mengaku mendapatkan foto-foto itu dari rekannya berinisial RA,"Jadi dia menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya. Setelah kami telusuri itu tidak terjadi di Kota Makassar," tandasnya.

Ada empat foto yang disebar oleh Mamat yang kesemuanya memperlihatkan gambar sadis dari seorang warga yang mengalami luka dan darah yang tersebar di jalanan. Foto ini telah dicetak polisi dan dijadikan barang bukti penangkapannya bersama handphone yang digunakannya.

Sementara itu Mamat yang diwawancara di aula Polrestabes Makassar mengaku tidak memiliki motif lain dan tidak tahu kalau foto yang diunggahnya adalah hoaks dari kejadian di Gunung Bawakaraeng.

Atas perbuatannya Mamat kini berada di sel tahanan Polrestabes Makassar akan dijerat dengan pasal 28 Ayat (1) Juncto pasal 45 Ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 6 Tahun penjara.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook