alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

DPC Hanura Bisa Pangkas Nama Kandidat Pilkada 2020

Muhaimin
DPC Hanura Bisa Pangkas Nama Kandidat Pilkada 2020
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hati Nurani Rakyat (Hanura) bisa memangkas nama kandidat yang mendaftar di partai ini untuk Pilkada 2020. Foto : Ilustrasi/Istimewa

MAKASSAR - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hati Nurani Rakyat (Hanura) bisa memangkas nama kandidat yang mendaftar di partai ini untuk Pilkada 2020. DPC diberi keleluasaan untuk mengeliminasi bakal calon.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Sulsel, Affandy Agusman Aris mengungkapkan, mekanisme partainya memang berbeda dengan yang lain. Kata dia, DPC juga berperan aktif dalam proses pemangkasan bakal calon sejak di kabupaten/kota.

Meski begitu, Affandy menuturkan, DPC tak serta merta memangkas nama kandidat. Namun dilandasi dengan indikator dari berbagai pertimbangan. Salah satunya kelengkapan berkas.



“Nanti itu ada indikator yang ada di DPC. Ada metodenya. Tidak semuanya akan diusulkan, kita lihat kelengkapan berkasnya seperti apa,” katanya.

Selain berkas, Affandy mengatakan, DPC juga akan melihat komitmen kandidat. Hingga hasil survei internal yang dilakukan oleh tim desk pilkada yang ada di DPC kabupaten/kota.

“Di DPC juga akan melakukan telaah calon. Analisisnya surveinya bagaimana. Dan hasil surveinya seperti apa. Hasil survei nanti akan menjadi indikator dan akan kita dilihat,” tuturnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, nama-nama yang telah dipangkas DPC, lalu dikirim ke DPD. Di DPD, tim desk Pilkada provinsi akan melakukan pendalaman terhadap bakal calon yang telah lolos berkas dari DPC.

“Semakin mengerucut nanti di sana (DPD). Tentu akan ada fit and propper test. Dan mempertimbangkan apa yang diseleksi oleh tim DPC. Itu akan menjadi dasar kita untuk diteruskan ke DPP untuk direkomendasikan,” tuturnya.

Ketua DPC Hanura Makassar, Muh Yunus membenarkan bahwa pihaknya memang bisa memangkas nama-nama kandidat sebelum dikirim ke DPD. Namun demikian, harus melalui pertimbangan yang mendasar. Bukan asal menggugurkan bakal calon.

“Tentu ada proses. Semuanya bisa. Bisa saja diantara 15 nama, 10 aja yang kita dorong dengan melihat surveinya, pertimbangan, masukan dan hasil pengamatan. Tpai bisa juga kita kirim semua nama-namanya,” pungkasnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook