alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Wakil Bupati Bantaeng Diminta Mundur dari Jabatannya

Eky Hendrawan
Wakil Bupati Bantaeng Diminta Mundur dari Jabatannya
Sepak terjang Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin terus menuai sorotan. Yang terbaru, Sahabuddin dinilai melabrak regulasi sebab memegang jabatan Ketua Dewan Kamar Dagang Industri (Kadin) Bantaeng. Foto : Ilustrasi/Istimewa

BANTAENG - Sepak terjang Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin terus menuai sorotan. Yang terbaru, Sahabuddin dinilai melabrak regulasi sebab memegang jabatan Ketua Dewan Kamar Dagang Industri (Kadin) Bantaeng.

Menurut Ketua umum PP HPMB, Ardiansyah, regulasi yang dilabrak Sahabuddin yakni Pasal 17a Undang-undang Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik. Dalam pasal tersebut terdapat larangan merangkap jabatan sebagai komisaris atau pengurus organisasi usaha bagi pelaksana yang berasal dari lingkungan instansi pemerintah, badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah.

"Dari pasal ini, sudah jelas-jelas Wabup Bantaeng melakukan pelanggaran. Regulasi ini telah dilabrak dan disaksikan oleh publik," tegasnya.



Ardiansyah mengatakan, hal ini akan memunculkan stigma bahwa pemerintah Kabupaten Bantaeng terlalu ingin menguasai jabatan strategis daerah. Oleh karena itu, kondisi ini akan merusak citra daerah dan memperburuk sistem kepemerintahan daerah.

Dia mengaku akan mengadukan kondisi ini ke Kemendagri dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Dia menyebut, hal ini sudah bagian dari pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh Wabup Bantaeng.

"Silahkan pilih jabatannya. Maju jadi Wabup atau jadi ketua Kadin?. Kalau tidak, kami bisa melaporkan maladministrasi ini," jelas dia.

Senada, anggota DPRD Bantaeng, Misbahuddin Basri juga menyayangkan sikap Wabup Bantaeng yang dengan mudahnya melakukan pelanggaran administrasi dan merusak tatanan pemerintahan di Bantaeng. Dia menyebut, kondisi ini tidak boleh dibiarkan secara terus menerus.

"Ini tidak bisa dibiarkan terjadi terus menerus. Harus ada tindak lanjut dari Wabup Bantaeng. Silahkan memilih jabatannya," jelas dia.

Misbahuddin juga akan menggalang kekuatan di DPRD Bantaeng untuk menyikapi hal ini. Dia akan mendorong sikap parlemen agar tidak memberikan ruang kepada Wakil Bupati Bantaeng untuk mengikuti agenda-agenda parlemen jika masalah ini tidak diselesaikan.

"Harapan kami, jangan sampai ada pihak eksekutif yang dikorbankan dengan pelanggaran yang terjadi secara terus menerus ini. Jika masalah ini belum selesai, Wabup Bantaeng kami sarankan untuk tidak hadir di DPRD sebagai perwakilan eksekutif," jelas dia.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook