alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Aktivis di Makassar akan Tetap Berdemo saat Presiden RI Dilantik

Faisal Mustafa
Aktivis di Makassar akan Tetap Berdemo saat Presiden RI Dilantik
Aksi demonstrasi mahasiswa di Makassar beberapa waktu yang lalu. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman

MAKASSAR - Beberapa aktivis di Makassar berencana melakukan aksi demonstrasi pada hari pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin 20 Oktober nanti. Sekalipun Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mengeluarkan larangan demonstrasi mulai 16 hingga 20 Oktober.

Salah satu kelompok yang berencana melakukan aksi demonstrasi di Makassar 20 Oktober nanti adalah Aliansi Orang Sulawesi. Aksi mereka rencananya akan dilakukan di simpang lima Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

"Saya dari Aliansi Orang Sulawesi akan tetap melakukan aksi unjuk rasa di simpang lima bandara saat pelantikan nantinya. Saya akan pimpin sendiri aksi tersebut. Besok saya akan masukan penyampaian terkait aksi kami. Kita tuntutannya itu termasuk RUU Ketenagakerjaan, bubarkan BPJS, RUU KPK dan RUU KUHP," kata Direktur Aliansi Orang Sulawesi, Riswanda saat dihubungi, Rabu (16/10/2019).



Menurut Riswanda, larangan demonstrasi atau penyampaian aspirasi di depan umum yang dikeluarkan Polda telah menutup ruang demokrasi. Bagi Riswanda, larangan itu seolah tidak memberikan ruang untuk warga negara mendelegasikan pikiran tentang kebijakan pemerintah. (Baca juga: Hingga Pelantikan Presiden, Aksi Unjuk Rasa di Sulsel Dilarang)

"Ada ketimpangan hari yang terjadi pada rezim, ada ketakutan pada rezim. Toh kenapa hanya pada sampai mahasiswa ataupun rakyat ingin melakukan aksi demonstrasi itu kemudian dilarang, padahal dalam undang-undang kita diberikan hak untuk melakukan demonstrasi atau penyampaian pendapat di muka umum," kata Riswanda tegas.

Di sisi lain, ia juga meyakinkan bahwa aksi yang akan dia lakukan tidak akan ditunggangi oleh pihak manapun.

"Yang namanya gerakan memang selalu dikaitkan dengan bahwa kita ditunggangi oleh elit politik padahal tidak ada, tujuannya kami itu murni untuk mendelegasikan pikiran terkait dengan kebijakan publik yang diambil oleh pemerintah hari ini," tukasnya lagi.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook