alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Prof Akbar Silo Ukur Elektabilitas Calon Wakilnya di Pilkada Selayar

Muhaimin
Prof Akbar Silo Ukur Elektabilitas Calon Wakilnya di Pilkada Selayar
Prof Akbar Silo mengincar kursi 01 Selayar. Ia kini sedang melakukan survei elektabilitas terhadap calonnya. Foto: SINDOnews/Ilustrasi

MAKASSAR - Tekad Dosen Universitas Cenderawasih Jayapura, Prof Akbar Silo maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Selayar 2020 telah bulat. Ia sudah menyiapkan berbagai hal untuk memuluskan niatnya itu. Termasuk menyiapkan calon wakilnya.

Akbar Silo mengaku sudah memiliki beberapa kandidat yang berpotensi mendampinginya di Pilkada 2020 mendatang.

“Kita sementara komunikasi dengan lima orang yang kita siapkan sebagai 02. Kita terus intens saling menjajaki. Siapa nantinya yang akan kita ajak saling bekerjasama di Pilkada Selayar 2020,” kata Prof Akbar Silo saat dihubungi belum lama ini.



Akbar kemudian membocorkan lima orang tersebut. Mereka adalah Zainuddin, Wakil Bupati Selayar saat ini. Aji Sumarno, kontestan Pilkada Selayar 2015 sekaligus Doktor Ilmu Politik Universitas Negeri Makassar.

Kemudian, Daeng Marwa yang berprofesi sebagai engineering. Serta H Arifin dan Suaib Rewata yang sama-sama merupakan pengusaha asal Selayar.

Lebih jauh, Akbar Silo mengungkapkan, bahwa saat ini dia sementara mengukur elektoral calon wakilnya. Figur yang menjanjikan dan bisa mendongrak popularitas dan elektabilitasnya, akan dipilih.

"Kita juga terus berkonsultasi dengan elite-elite pemerintahan politik dan melihat hasil survei bakal calon wakil. Karena kita ingin menggandeng figur yang benar-benar sepaham dan sevisi dengan kita untuk kemajuan Selayar,” tuturnya.

Kepala Badan Pengembangan Inovasi dan Kinerja Universitas Cendrawasih Papua ini, mengaku tidak ingin terburu-buru menentukan calon pendampingnya. Apalagi menurut Akbar Silo, tahapan Pilkada 2020 masih jauh. Sehingga pihaknya masih memiliki waktu yang cukup lama untuk menimbang calon pasangannya.

“Kira-kira di bulan Februari atau Maret (2020). Karena masih ada jangka waktu untuk publik membaca pasangan kita. Mulai dari Maret Juni, Juli sampai waktu pemilihan,” terangnya.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook