alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Usai Pelantikan Presiden, KPK Harap Jokowi Terbitkan Perppu

Raka Dwi Novianto
Usai Pelantikan Presiden, KPK Harap Jokowi Terbitkan Perppu
Ketua KPK Agus Rahardjo memohon agar Presiden Jokowi menerbitkan Perppu usai dilantik menjadi Presiden RI untuk periode kedua. Foto: SINDOphoto.

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menaruh asa diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk menganulir revisi UU KPK yang telah disahkan dan berlaku mulai hari ini, Kamis (17/10). Harapan lembaga anti-rasuah ini ada pada Presiden Jokowi.

Ketua KPK Agus Rahardjo memohon agar Jokowi bersedia menerbitkan Perppu setelah dilantik menjadi Presiden RI untuk periode kedua pada 20 Oktober mendatang.

“Kami masih memohon setelah dilantik Pak Presiden memikirkan kembali dan akan mengeluarkan Perppu yang sangat diharapkan oleh KPK. Jadi KPK akan bekerja seperti biasa, perkom masih belum ditandatangani masih tunggu dirjen,” ujar Agus, Kamis (17/10/2019).



Agus juga mengungkapkan sebelum Undang-Undang KPK berlaku, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan seluruh struktural yang ada di lembaga antikorupsi itu. “Kami (kemarin) siang sudah melakukan pertemuan dengan struktural di KPK, meski kita sudah banyak pertemuan. Yang krusial terkait transisi SDM kita sudah bicarakan itu jauh-jauh hari,” jelasnya.

Diketahui, Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) hasil revisi berlaku pada Kamis, 17 Oktober 2019.

Meskipun tidak ditandatangani oleh Presiden Jokowi, namun berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, UU mulai berlaku 30 hari setelah disahkan. Sementara kini, Jokowi tak kunjung menerbitkan Perppu KPK. Dengan begitu, UU hasil direvisi itu sudah resmi berlaku.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook