alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dor! Tiga Peluru Bersarang di Kaki Residivis Maling Motor

Faisal Mustafa
Dor! Tiga Peluru Bersarang di Kaki Residivis Maling Motor
Polisi menembak seorang residivis kasus curanmor dan curas yang kerap beraksi di Makassar dan Maros. Foto/Ilustrasi/SINDOnews.

MAKASSAR - Tim Resmob Polres Pelabuhan Makassar akhirnya berhasil menangkap Andri (32), residivis kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dan kasus pencurian dengan kekerasan (curas). Ia ditangkap di rumahnya di Jalan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kamis (17/10/2019) dini hari.

Saat hendak ditangkap, Andri berulah. Ia mencoba kabur dan sempat melakukan perlawanan kepada petugas. Setelah menembakkan peringatan yang diabaikan pelaku, polisi pun akhirnya menembak target operasi kepolisian ini. Tiga peluru bersarang di kedua kakinya, tepatnya pada bagian betis.

Kepala Unit Resmob Polres Pelabuhan Makassar, Iptu Mukhlis, mengatakan Andri merupakan residivis curanmor dan curas yang sangat meresahkan. Ia sudah berulangkali melancarkan aksi dan tidak kunjung jera, meski sebelumnya sudah pernah ditangkap.



"Tersangka merupakan residivis curanmor dan curas yang sudah berulang kali melakukan aksinya. Kita bekuk setelah ada informasi dan masyarakat," kata Mukhlis, saat ditemui di RS Bhayangkara, Jalan Andi Mappaodang, Kamis (17/10/2019).

Dilanjutkan Mukhlis dari catatan kepolisian, Andri sering melakukan aksi curanmor dan curas di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Maros. Terakhir pelaku melakukan pencurian sepeda motor yang terparkir di depan Kantor J & T Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, belum lama ini.

"Dari catatan yang ada di Polres Pelabuhan sendiri di dua TKP, kemudian ada juga di Polsek Tallo dan Manggala, dan Polres Maros," bebernya.

"Terakhir dia (Andri) mencuri motor di lokasi itu ada CCTV-nya di Jalan Tentara Pelajar. Ada temannya berdua dan sudah diamankan sebelumnya. Dia memang DPO dari Polres Pelabuhan dan Polres Maros," sambung Mukhlis.

Usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara, Andri langsung digelandang ke Mapolres Pelabuhan. Ia dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook