alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Catut Foto Polisi di Medsos, Seorang Napi Tipu Janda Rp275 Juta

Rasyid Ridho
Catut Foto Polisi di Medsos, Seorang Napi Tipu Janda Rp275 Juta
Seorang janda cantik asal Bandung ditipu oleh seorang napi yang mengaku menjadi anggota Polda Banten. Foto/Ilustrasi/SINDOnews.

SERANG - Seorang janda cantik asal Bandung, Jawa Barat, berinisial FY dibuat merana oleh aksi penipu ulung. Jalinan asmara via media sosial Facebook yang dijalaninya ternyata tak seindah harapannya.

Bukan mendapatkan cinta, FY malah merugi Rp275 juta karena ditipu sang pacar, Togar Carles Sinaga. Parahnya lagi, ternyata pelaku bukan anggota Polda Banten seperti di Facebook, tetapi narapidana LP Bagan Siapiapi.

Kasubdit V Cyber Ditrektorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Banten, Kompol Wiwin Seriawan, mengungkapkan Togar merupakan narapidana kasus narkoba. Ia menipu korban dengan mencatut foto polisi di media sosial.



Mulanya, Togar memanfaatkan foto anggota Polri yang bertugas di Polda Banten bernama Kompol Adrian Suharto Yonathan Tuuk untuk membuat akun Facebook palsu.

"Kemudian, pelaku berkenalan dengan FY menggunakan Facebook atas nama akun Andrean yang juga anggota Polda Banten. Pelaku mencatut foto anggota Polda Banten untuk mengelabui korbanya," ujar Wiwin, Kamis (17/10/2019).

Wiwin menjelaskan setelah berteman di Facebook, pelaku mulai melakukan komunikasi melalui Facebook messengger dan mengaku sebagai anggota kepolisian. "Setelah itu, pelaku bertukar nomor WhatsApp dan menjalin komunikasi secara rutin," jelas Wiwin.

Setelah menjalin hubungan asmara dan intens komunikasi melalui WhatsApp sejak Agustus 2019, pelaku mulai memanfaatkan kedekatannya dengan FY untuk meminta sejumlah uang kepada korban. "Korban mengirim sejumlah uang ke rekening atas nama Budi Kurniawan. Total uang yang dikirim kepada pelaku sekitar Rp275 juta," katanya.

Mengetahui fotonya digunakan untuk tindak kejahatan, Kompol Adrian kemudian melaporkan kepada Ditreskrimsus Polda Banten. Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku diketahui napi yang tengah menjalani hukuman di Rutan Bagan Siapiapi.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 51 Ayat (1) Jo Pasal 35 UU RI No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dengan ancaman 12 tahun penjara.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook