alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Anggaran Cukup, Bawaslu Makassar-Gowa Tak Berniat Minta Lagi

Muhaimin
Anggaran Cukup, Bawaslu Makassar-Gowa Tak Berniat Minta Lagi
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar dan Gowa kompak tak akan mengajukan tambahan anggaran untuk honorarium badan adhoc. Foto : Ilustrasi/Istimewa

MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar dan Gowa kompak tak akan mengajukan tambahan anggaran untuk honorarium badan adhoc.

Komisioner Bawaslu Kota Makassar, Sri Wahyuni Ningsih mengatakan anggaran untuk Pilkada 2020 dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah cukup untuk memenuhi gaji tersebut meski nilainya dinaikkan sesuai dengan perintah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) beberapa waktu lalu.

“Kita tidak akan lagi usulkan tambahan anggaran. Sudah selesaimi NPHD di angka Rp19,3 miliar. Insya Allah itu sudah cukup,'' kata Sri Wahyuni kepada SINDOnews.



Menurutnya, anggaran sebesar Rp19,3 miliar tersebut sudah bisa mengakomodir seluruh honor badan adhoc di Bawaslu Kota Makassar. Meskipun belakangan, terjadi kenaikan gaji mulai Rp150 ribu sampai Rp350 ribu setiap anggota sesuai jabatannya.

“Dari Rp 19.3 miliar itu, total honor untuk badan adhoc sebesar Rp3,7 miliar. Itu sudah meliputi Panwascam (Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan), PPL (Pengawas Pemilihan Lapangan) dan PTPS (Pengawas Tempat Pemungutan Suara),” jelasnya.

Senada, Ketua Bawaslu Gowa, Samsuar Saleh menyebutkan, anggaran yang telah diteken dalam NPHD bersama Pemda Gowa beberapa waktu yang lalu, sudah cukup.

“RKA (Rencana Kerja dan Anggaran) yang kami ajukan di Pemda waktu lalu, itu sudah terpenuhi. Jadi kami tidak usulkan anggaran tambahan,” ungkap Samsuar.

Bawaslu Gowa sendiri mendapat anggaran Rp12 miliar untuk Pilkada 2020. Menurut Samsuar, jumlah tersebut sudah cukup untuk menggaji badan adhoc, sekalipun belakangan mengalami kenaikan.

“Iya sudah cukup. Istilahnya di kami kan cukup mencukupi. Jadi tidak ada masalah. Sekitar Rp6 miliar lebih total anggaran untuk honor adhoc,” pungkasnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook