alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Budidaya Talas Satoimo Rambah 10 Daerah di Sulawesi Selatan

Tri Yari Kurniawan
Budidaya Talas Satoimo Rambah 10 Daerah di Sulawesi Selatan
Budidaya talas satoimo alias talas beku asal Jepang kini merambah 10 daerah di Sulsel. Foto: Istimewa.

MAROS - Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Lies F Nurdin, terus mendorong budidaya talas satoimo alias talas beku asal Jepang di wilayahnya. Saat ini, budidaya talas jenis ini sudah merambah 10 kabupaten/kota lingkup Sulsel. Talas satoimo ini diproyeksikan menjadi komoditas ekspor andalan daerah.'

Lies mengungkapkan talas satoimo ini pertamakali dibudidayakan di Kabupaten Banteng. Seiring dengan keberhasilan itu, daerah lain pun ikut mencoba. Di antaranya yakni Kota Makassar serta Kabupaten Soppeng, Bone dan Maros.

“Saat ini sudah ada 10 daerah yang menanam dan bisa jadi percontohan daerah lain untuk menanam satoimo,” jelas Lies, dalam keterangan persnya, Jumat (18/10/2019).



Teranyar, Tim Penggerak PKK Sulsel bersama Dinas Ketahanan Pangan Sulsel melakukan panen perdana talas satoimo di Desa Tanralili, Kabupaten Maros, Kamis (17/10/2019) kemarin. Sulsel sendiri diketahui sudah mengekspor 8,8 ton talas jenis ini ke Jepang pada September lalu.

"Pemprov Sulsel tengh menggalakkan tanaman talas satoimo, juga memberdayakan petaninya. Sebab satoimo sangat diperlukan oleh pemerintah Jepang,” tuturnya.

Selain sebagai komoditi ekspor, talas satoimo yang tinggi protein dan kolagen dapat menjadi panganan penunjang kebutuhan masyarakat. “Kalau sudah banyak di pasaran ini bisa ikut dikonsumsi oleh masyarakat umum,” jelas Lies.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Sulsel, Fitriani, mengatakan saat ini pihaknya tengah mengembangkan pemanfaatan talas satoimo untuk menyuplai kebutuhan industri pangan yang membutuhkan tepung talas satoimo.

“Yang tidak bisa diekspor bisa diolah jadi tepung, sehingga yang tidak bisa diekspor bisa tetap laku terjual di pasar,” kata Fitriani.

Ia berharap kualitas talas yang dikembangkan oleh petani di Sulsel terus meningkat dan bisa menyamai kualitas talas satoimo Cina yang saat ini menjadi eksportir terbesar talas satoimo di Jepang. “Jepang akan terus membeli talas kita selama sesuai standar kualitas yang mereka tetapkan,” tutup Fitriani.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook