alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Humas Pemkot Palopo Ikuti Workshop Peningkatan Kapasitas KPK

Chaeruddin
Humas Pemkot Palopo Ikuti Workshop Peningkatan Kapasitas KPK
Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Palopo meningkatkan kemampuan pengelolaan informasi dengan mengikuti workshop bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: SINDOnews/Chaeruddin

PALOPO - Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Palopo meningkatkan kemampuan pengelolaan informasi dengan mengikuti workshop bersama dengam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Max One selama tiga hari mulai 21 hingga 23 Oktober.

Salah seorang peserta, Husniaty menyebut, kegiatan yang dirinya ikuti merupakan program pengembangan Humas dan media dalam program Korsupgah terintegrasi pemerintah.

"Kegiatan ini difasilitasi oleh Provinsi Sulawesi Selatan, Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel bekerja sama dengan KPK. Kegiatan yang kami ikuti oleh seluruh humas se-Sulsel yakni workshop peningkatan kapasitas humas pemerintah di Sulawesi Selatan," ujarnya.



Menurut Husniaty, kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 orang peserta. Penyelenggara menghadirkan pemateri dari ahli dan praktisi media dan humas.

"Materi yang disampaikan antaranya, pengelolaan media sebagai strategi pemberitaan, regulasi dan kode etik jurnalistik, menggunakan sosial media untuk pemberitaan pemerintahan. Serta menulis siaran pers dan media," ujarnya.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten 1 Pemprov Sulsel, Andi Aslam Patonangi.

Aslam menyebutkan, bahwa tugas tim Korsupgah KPK sangat penting dalam menciptakan pemerintahan bertata kelola baik, berintegrasi dan lebih bersih.

Humas menurutnya, berperan dalam menyampaikan apa yang telah dilakukan oleh pimpinan, pemerintah daerah, demikian juga aktivitas kegiatan KPK bersama dengan pemerintah.

"Humas sangat penting dan posisinya sangat sentral, memberitakan dengan masif, termasuk pada media online. Hoaks atau berita bohong hampir pasti tidak bisa dibendung keberadaanya. Humas harus ambil peran besar mematahkan berita palsu tentu tersebut," ujar Andi Aslam Patonangi.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook