alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemkab Bulukumba Diminta Beri Perhatian Lebih untuk Pesantren

Eky Hendrawan
Pemkab Bulukumba Diminta Beri Perhatian Lebih untuk Pesantren
Pemkab Bulukumba diminta beri perhatian lebih untuk pesantren dan sekolah agama. Foto/Ilustrasi/KORAN SINDO.

BULUKUMBA - Ketua Fraksi PKB DPRD Bulukumba, Fahidin HDK, meminta Pemkab Bulukumba menegakkan Perda Syariat Islam. Salah satunya dengan memperhatikan pesantren dan sekolah agama. Hal itu dinilainya merupakan salah satu cara menyambut Hari Santri Nasional yang jatuh pada Selasa, 22 Oktober 2019.

Alumnus Pondok Pesantren (Ponpes) DDI Mangkoso Barru ini berharap Pemkab Bulukumba bisa meningkatkan sarana, prasarana dan sumber daya manusia di dalam pesantren. Apalagi masih banyak pesantren yang dikelola oleh masyarakat yang belum tersentuh bantuan, baik hibah maupun bantuan sosial.

Padahal, di sisi lain, kata Fahidin, Bulukumba memiliki Perda Syariat Islam, yang didalamnya mengatur tentang pendidikan kegamaan tersebut. Belum lagi, lanjut Fahidin, Pemkab Bulukumba saat ini memiliki visi dan misi untuk mewujudkan masyarakat yang agamis.



“Hal ini sejalan dengan Perda Keagamaan dan visi misi Bupati Andi Sukri dan Tomy Satria. Dimana masyarakat kita sangat agamis,” kata Fahidin, Senin (21/10/2019).

Ke depan, lanjut Fahidin, dalam pembahasan APBD Pokok 2020, Fraksi PKB memastikan tidak akan ikut menyetujui APBD, jika pemerintah tidak memberi porsi anggaran untuk pesantren dan sekolah agama. "Sesungguhnya pesantren dan anak-anak santri menjadi perekat dan pengembang syiar agama di tengah masyarakat," ungkapnya.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Publikasi Humas Pemkab Bulukumba, Andi Ayatullah, mengatakan Perda Keagamaan yang ada di Bulukumba itu ada empat. Rinciannya yakni perda pakaian muslim, pelarangan miras, baca tulis Alquran dan perda tentang zakat. Sehingga tidak ada yang mengatur spesifik mengenai pesantren.

"Jika berdasarkan isi dalam Perda Keagamaan itu tidak yang mengatur secara sfesifik soal pesantren. Meski demikian Pemkab Bulukumba tetap memberikan perhatian kepada pesantren-pesantren melalui bantuan sosial," ucapnya.

Ayatullah mengaku jika telah banyak proposal dari pesantren yang masuk, dan itu ditindaklanjuti oleh Pemkab dengan memberikan bantuan sosial. Ada pun keberadaan TPA sebagai wadah pengajaran dan pembinaan baca tulis Alquran senantiasa diberikan perhatian dengan memberikan insentif kepada guru guru mengaji.

"Semoga ke depan bantuan dan insentif ini semakin besar sebagaimana harapan anggota dewan yang terhormat," pungkasnya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook