alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kuasa Hukum Jurnalis Korban Kekerasan Layangkan Surat Keberatan

Faisal Mustafa
Kuasa Hukum Jurnalis Korban Kekerasan Layangkan Surat Keberatan
Tim penasehat hukum, Fajriani Langgeng. Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa

MAKASSAR - Kuasa hukum dari jurnalis korban kekerasan di Makassar, melayangkan surat klarifikasi dan keberatan ke Bidpropam Polda Sulsel. Surat yang sama juga ditembuskan ke Kapolri dan Komnas HAM.

Surat bernomor: 02/LBH pers-Mks/X/2019 itu memuat beberapa poin untuk klarifikasi. Seperti meminta penjelasan atas tidak dimasukannya oknum anggota polisi berinisial GR, sebagai terperiksa pemukulan jurnalis. Padahal dari keterangan korban, bukti foto dan video, menurut surat tersebut, jelas menerangkan perbuatan kekerasan GR kepada jurnalis.

Kuasa hukum juga meminta kepada Bidpropam Polda Sulsel untuk tetap melanjutkan proses etik dan disiplin, tanpa menunggu proses pidananya. Hal tersebut menurut mereka, didasarkan pada ketentuan PP 2 Tahun 2003 pasal 12 (1) jo Perkaporli 14/2011 pasal 28 ayat (2), yang intinya menyatakan sanksi etik dan disiplin tidak menghilangkan tuntutan pidana.



"Oleh karenanya tdak ada alasan hukum untuk menunda proses yang dimaksud. LBH Pers Makassar meminta kepada pihak Polda Sulsel agar proses penegakan hukum secara transparan dan akuntabel," ujar tim penasehat hukum, Fajriani Langgeng, Senin (21/10/2019).

Lebih lanjut, Fajriani menyebutkan, kuasa hukum jurnalis juga meminta pihak Polda Sulsel untuk melakukan audit investigasi. Hal itu guna menemukan kebenaran peristiwa dan pelaku oknum polisi terduga pelanggar.

Sekadar diketahui, kasus ini bergulir setelah sebelumnya sejumlah jurnalis menjadi korban tindakan represif aparat kepolisian saat demonstrasi menolak revisi sejumlah UU di Makassar.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook