alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kawasan Kumuh di Makassar Sudah Berkurang 50 Persen

Vivi Riski Indriani
Kawasan Kumuh di Makassar Sudah Berkurang 50 Persen
Pengentasan kawasan kumuh di Kota Makassar menunjukkan progres yang signifikan. Foto : SINDOnews/Doc

MAKASSAR - Pengentasan kawasan kumuh di Kota Makassar menunjukkan progres yang signifikan. Dari 740,10 hektar kawasan kumuh berdasarkan SK Wali Kota tahun 2014 lalu, kini hanya sisa 368 hektar, atau berkurang sekitar 372,10 hektar sesuai dengan hasil revisi SK Wali Kota pada tahun 2018 lalu.

"Dari 740,10 hektar kawasan kumuh yang ada, sekarang sudah menjadi 368 hektar. Artinya, sudah 50% progres pengurangan kawasan kumuh di Makassar," ungkap Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU), Fuad Azis,

Dia menyebutkan ada 103 kawasan kumuh yang terdeteksi, 36 kawasan dengan kondisi kumuh berat, 50 kumuh sedang dan 17 kumuh ringan. Meski demikian, masih ada sekitar 51 kawasan yang tidak terdeteksi, namun tetap menjadi perhatian pemerintah.



Dari data yang ada, kata dia kawasan kumuh dengan kondisi berat itu masih di dominasi oleh wilayah pesisir seperti Kecamatan Tallo, Mariso, Ujung Tanah. Tapi sudah mengalami perubahan berkat adanya program restorasi lorong dari pemerintah kota.

"Dari 2014 itu ada 103 kelurahan kawasan kumuh dan sekarang tinggal 368 hektar dari 740,10 hektar. Itu sudah ada yang berubah dari kumuh berat menjadi kumuh sedang, kumuh sedang jadi kumuh ringan, bahkan ada yang sama sekali sudah tidak ada kawasan kumuhnya," jelasnya.

Kata dia, pengurangan ini bisa terwujud lantaran didukung oleh beberapa program pengentasan kawasan kumuh. Seperti, Revitalising Informal Settlements and their Environments (RISE).

Anggaran Pemerintah Belanja Daerah (APBD), Neighborhood Upgrading and Shelter Project Phase-2 (NUSP2), Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), hingga Slum Improvment Settlement Human Alleviation (SISHA).

Terlebih lagi saat ini pengentasan kawasan kumuh juga didukung dengan berbagai program pemerintah kota. Salah satunya adalah perbaikan sanitasi disetiap kelurahan.

"0% kawasan kumuh mungkin tidak bisa kita lakukan, tapi setidaknya meminimalisir kawasan kumuh itu yang terus kita lakukan," tuturnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook