alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemkab Bulukumba Dapat Jatah 243 Formasi CPNS Tahun 2019

Eky Hendrawan
Pemkab Bulukumba Dapat Jatah 243 Formasi CPNS Tahun 2019
Suasana rapat terkait dengan formasi CPNS. Pemerintah Kabupaten Bulukumba dapat jatah 243 formasi CPNS tahun 2019. Foto: Sindonews/Eky Hendrawan

BULUKUMBA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, secara resmi mengumumkan pembukaan rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Bulukumba mendapat jatah sebanyak 243 orang untuk sebagai formasi yang menjadi kebutuhan pemerintah.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bulukumba, AM Sukri A Sappewali didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Andi Ade Ariyadi di ruang Rapat Bupati, Selasa, (22/10/2019).

Untuk formasi sendiri, Bulukumba kebagian 104 orang untuk tenaga Pendidikan, 104 orang untuk tenaga Kesehatan, dan 35 orang untuk tenaga teknis. Dimana tahapan pembukaan secara online akan mulai dibuka pada November untuk pemberkasan, yang rencananya akan diumumkan Desember untuk seleksi berkas. Selanjutnya, Februari Tes Kemampuan Dasar, Meret Pengumuman SKD (Seleksi Kompetensi Dasar), April integritas untuk diumumkan.



"Pembukaan pendaftaran ini dilakukan secara serentak se-Indonesia, termasuk tahapan-tahapan lainnya yang dilakukan secara bersamaan. Tapi untuk jadwal pastinya kita masih menunggu dari Kementrian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB)," terang Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, Selasa, (22/10/2019).

Sukri mengintruksikan agar pada proses perekrutan CPNS ini tidak dilakukan pengutan apapun. Ia bahkan meminta agar Sekretaris Daerah (Sekda) Bulukumba untuk membuka posko pengaduan, begitu juga dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bulukumba yang diminta membuka wadah pendaftaran online.

"Saya tegaskan kalau proses rekruitmen ini diatur olwh pusat bukan daerah jadi tidak ada pungutan atau atur mengatur. Pak sekda tolong bikin posko aduan, kominfo siapkan fasilitas agar pendaftar punya tempat mendaftar online," katanya.

Selain itu, Bupati berlatarbelakang militer ini juga berharap agar honorer Katagori 2 sebanyak 541 orang tersebut untuk ikut. Jika batas umur telah melewati, nantinya akan diarahkan untuk mendaftar pada skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang juga akan dibuka dan diumumkan jadwalnya dalam waktu dekat.

"Untuk yang 541 orang kemarin bisa mendaftar jika batas umurnya dibawa dari ketentuan. Namun yang lewat umurnya akan di arahkan ke P3KA. Jadi nanti kita akan koordinasi dengan pemerintah pusat soal ini," jelasnya.

Sesuai Keppres 17 tahun 2019 batasan usia pelamar CPNS diubah menjadi 40 tahun. Namun kebijakan itu tak menyasar semua formasi jabatan, hanya berlaku untuk pelamar di bagian Dokter, Dokter Gigi, Dokter Pendidik Klinis, Dosen, Peneliti, dan Perekayasa. Diluar jabatan itu, batas maksimal pelamar CPNS tetap 35 tahun.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook