alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pergi Mancing Cumi, Seorang Nelayan Dinyatakan Hilang

Muhammad Subhan
Pergi Mancing Cumi, Seorang Nelayan Dinyatakan Hilang
Tim Basarnas saat melakukan pencarian seorang nelayan yang dinyatakan hilang saat pergi memancing cumi. Foto: Sindonews/Muhammad Subhan

PANGKEP - Seorang nelayan asal Pulau Sarappo Lompo, Desa Mattiro Langi, Kecamatan Liukang Tupabiring dikabarkan hilang saat melaut sejak Sabtu (19/10/2019). Petugas dan warga pulau tiga hari terakhir terus melakukan pencarian namun tak ada tanda-tanda korban ditemukan.

Kepala Desa Mattiro Langi, Abu Bakar mengatakan, korban bernama Paddi (45 tahun) seorang nelayan pencari cumi. Saat kejaadian, korban diketahui pergi pada Sabtu sore (19/10) memancing cumi di sekitar perairan Pulau Lumu-lumu, Kota Makassar. Namun hingga keesokan harinya korban tak pulang, warga akhirnya melakukan pencarian.

"Saat warga melakukan pencarian di tempat biasa mereka memancig, warga menemukan puing kapal dan barang-barang korban," kata Abu di Pangkajene, Selasa (22/10/2019).



Abu menduga, sampan yang digunakan korban tenggelam karena tabrakan dengan kapal lain yang berukuran lebih besar. Hal itu karena barang bawaan korban yang ditemukan mengapung bersama puing-puing kapal.

"Saat itu cuaca bagus. Dan kalau tenggelam karena ombak tidak ada puing yang ditemukan, saya curiga sampannya ditabrak," ucapnya.

Sementara itu, Laporan dari Basarnas Makassar, operasi SAR dilakukan di perairan antara Pulau Sarappo Lompo dengan Pulau Lumu-lumu. Korban disinyalir menghilang di lokasi tersebut.

Kasat Polair Polres Pangkep, Iptu Deki Marizaldi mengatakan, sejak menerima laporan adanya warga hilang pada Minggu siang, pihaknya langsung melakukan menurunkan personel melakukan pencarian. Pencarian terhadap korban dilakukan juga oleh Basarnas, kantor UPP (Unit Pelaksana Pelabuhan) Maccini Baji serta masyarakat.

"Unit patroli kami bersama tim gabungan sementara melakukan pencarian dengan menyisir lokasi yang diduga tempat korban tenggelam, namun sampai sekarang korban belum ditemukan," terang Deki.

Pencarian akan dilakukan hingga lima hari. Selama lima hari ini tim pencari gabungan bersama masyarakat akan melakukan pencarian dari pagi hingga sore hari.



(agn)

loading...
Berita Terkait
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook