alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Penjaringan Calon Bupati PKS pada 6 Daerah di Sulsel Sepi Peminat

Muhaimin
Penjaringan Calon Bupati PKS pada 6 Daerah di Sulsel Sepi Peminat
Salah seorang bakal calon Wali Kota Makassar mengambil formulir pendaftaran di PKS beberapa waktu yang lalu. Foto: SINDOnews/Muhaimin

MAKASSAR - Penjaringan calon bupati yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di beberapa daerah masih sepi peminat. Tercatat, ada enam kabupaten yang akan menggelar Pilkada, namun kandidat yang mendaftar tak lebih dari lima.

Keenam daerah tersebut yakni Kabupaten Gowa, Selayar, Soppeng, Luwu Timur, Toraja Utara dan Tana Toraja.

Di Gowa contohnya, PKS hanya diperebutkan oleh empat kandidat. Dari enam orang yang mengambil formulir, hanya empat bakal calon yang mengembalikan formulir.



“Yang mengembalikan formulir hanya empat. Mereka ialah Kaharuddin, Hasan Hasyim, Andi Baso Mahmud dan Haris Tappa,” kata Ketua DPD PKS Gowa, Trie Alfiard Hasyim.

Dari keempat kandidat tersebut tak ada nama Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL atau Darmawangsyah Muin yang saat ini dianggap paling kuat d Pilkada Gowa 2020.

Sama halnya dengan di Selayar. PKS di Tana Doang juga sepi peminat. Dari enam yang mengambil formulir, hanya empat yang telah mengembalikan berkasnya hingga batas waktu yang ditentukan.

Mereka ialah Prof Akbar Silo, Aji Sumarno, Zainuddin dan Arfianto. Kendati demikian, baru dua nama yang telah melengkapi berkas dan administrasinya.

“Pak Arfianto dan Pak Wabub, Zainuddin yang sudah melengkapi berkasnya. Keduanya sudah siap ke tahap selanjutnya yakni fit and proper test,” ungkap Ketua Penjaringan PKS Selayar, Rudi.

Dia mengatakan, dua nama lainnya yakni Prof Akbar Silo dan Aji Sumarno masih diberi waktu untuk melengkapi berkas dan administrasinya.

“Ya, kita masih tunggu,” singkatnya.

Meski demikian, dari keempat nama tersebut, juga tak ada Bupati Selayar, Muh Basli Ali. Ketua DPD II Golkar Selayar itu juga memilih tak melirik PKS di Pilkada 2020.

Kondisi tak jauh berbeda terjadi di Luwu Timur (Lutim). PKS juga sepi peminat. Hal itu dibenarkan oleh Ketua PKS Lutim, Suardi Ismail.

“Penjaringan sudah kami buka selama dua Minggu. Baru satu orang yang mendaftar. Beliau adalah Aris Situmorang, Ketua Gerindra Lutim,” ucap Suardi.

Karena sepi peminat, Suardi mengaku masih tetap membuka penjaringan sampai batas waktu yang ditentukan.

“Kita belum bahas kapan ditutup. Yang jelas, kita masih menunggu calon-calon yang lain” ujarnya.

Disinggung soal komunikasi dengan Bupati Lutim Muhammad Thoriq Husler, Suardi tak menepisnya. Bahkan kata dia, Wakil Bupati Lutim Irwan Bachri Syam juga berniat bersama PKS di Pilkada 2020.

“Insyaallah, tim dari pak bupati akan datang besok (hari ini) mengambil formulir. Sementara pak Wabup kemungkinan esok harinya (Kamis) ambil formulir. Tapi kita tunggu saja,” akunya.

Adapun tiga daerah lainnya yakni Soppeng, Tana Toraja dan Toraja Utara juga tidak jauh berbeda. Apalagi ketiga daerah ini tidak membuka penjaringan untuk Pilkada 2020.

Alasannya, lantaran PKS tak punya kursi di tiga daerah itu.

“Tidak ada kursinya PKS. Tidak ji (tidak buka penjaringan),” singkat Pengurus PKS Soppeng, Arisman.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PKS Sulsel, Sri Rahmi memilih berpikir positif mengenai kurangnya peminat partainya di enam daerah.

“Mungkin atau bisa jadi, itu ji yang serius,” singkatnya saat dikonfirmasi, Selasa (22/10/2019).

Sementara itu, beberapa daerah lainnya PKS cukup diminati. Seperti di Makassar yang menjaring 10 nama, Maros 17 kandidat, Bulukumba 12 bakal calon, dan Pangkep delapan figur.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook