alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polisi Hadirkan 'Hantu' Lakalantas pada Operasi Zebra di Maros

Najmi Limonu
Polisi Hadirkan Hantu Lakalantas pada Operasi Zebra di Maros
Hantu lakalantas pada Operasi Zebra di Maros diharapkan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu.

MAROS - Kepolisian Resor (Polres) Maros mulai menggelar Operasi Zebra pada hari ini, Rabu (23/10/2019). Pada hari pertama ini, polisi menggelar razia lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman. Uniknya, Operasi Zebra kali ini digelar berbeda dari biasanya.

Dari pantauan awak media, tampak ada 'hantu' lakalantas yang ikut pada Operasi Zebra. Tentunya bukan hantu benaran, melainkan orang yang berkostum hantu yang dianologikan sebagai korban lakalantas.

Kasat Lalu Lintas Polres Maros, AKP Amalia Normadiah, mengungkapkan keberadaan 'hantu' lakalantas itu diharapkan bisa memberikan penyadaran kepada pengendara. Dengan melihat 'hantu' lakalantas, pengendara diharap tak lagi ada yang berani ugal-ugalan di jalanan.



"Kehadiran korban lakalantas secara tidak langsung kita mengimbau dan mengingatkan serta menyadarkan pengguna jalan dalam berkendara untuk mengurangi batas kecepatan, melawan arus dan berboncengan tiga," katanya.

Lakalantas, kata dia, hanya menimbulkan luka dan duka. Bukan hanya terhadap pengendara dan pengguna jalan, melainkan juga kepada keluarga. Olehnya itu, ia berharap masyarakat bisa lebih tertib dalam berlalu lintas untuk menekan angka fatalitas akibat lakalantas.

Operasi Zebra yang berlangsung 23 Oktober-5 November ini, Amalia menyebut akan mengedepankan penindakan. Terdapat sejumlah prioriotas sasaran pelanggaran yang akan ditindak. Di antaranya yakni melawan arus, tidak menggunakan helm, kemudian pengendara yang rawan mabuk atau pengguna narkoba, pengendara di bawah umur dan menggunakan handphone.

"Kita juga imbau jika menemukan pemeriksaan dari petugas kami di lapangan, ikuti prosedurnya dengan santai tidak usah tegang karena pada dasarnya operasi ini kita laksanakan demi keamanan dan kenyamanan lalu lintas," imbaunya.

Dia menyebutkan jika selama satu jam setengah melakukan operasi pihaknya berhasil menjaring 60 pengendara. Yang didominasi pengendara sepeda motor. "Rata rata yang terjaring adalah pengendara sepeda motor," katanya.

Amalia berharap melalui kegiatan ini pengguna jalan khusunya masyarakat Maros bisa lebih tertib dalam berlalulintas.

Salah seorang pelajar, Suwandi, yang terjaring dalam operasi zebra mengaku hendak kabur dengan memutar balik kendaraannya. Namun karena ada kendaraan lain sehingga hampir menabrak. "Kaget karena ada operasi zebra. Tadi mau putar tapi ada pengendara lain di samping," akunya.

Saat digelandang oleh Satalantas siswa SMA ini tak bisa menunjukkan SIM, KTP maupun kartu pelajarnya sehingga kendaraannya ditahan.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook